Bupati Bantul Sebut Program Padat Karya Mempunyai 2 Manfaat

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih. (SYAMSUL HADI/JOGLO JATENG)

BANTUL, Joglo Jogja – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul hingga kini terus melaksanakan program padat karya. Hal ini dilakukan, lantaran memiliki manfaat yang baik terhadap masyarakat.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyampaikan, padat karya merupakan program yang bagus untuk dilakukan. Dikarenakan, dapat memberikan manfaat terhadap masyarakat miskin dan pengangguran.

“Sangat bagus, karena ada dua manfaat di dalam program ini. Yakni memberikan pekerjaan bagi warga miskin di masing-masing titik. Kemudian memperbaiki infrastruktur yang ada di desa,” ucapnya.

Dengan demikian, pihaknya menginginkan kedepannya program tersebut mampu berjalan terus menerus. Bahkan, anggaran yang digelontorkan dapat mendapatkan penambahan dan meningkat dari tahun ke tahun.

“Padat karya ini akan terus dilanjutkan, karena manfaatnya bisa dirasakan masyarakat. Bahkan, anggaran bisa ditingkatkan. Meskipun belum tahu persisnya nanti dapat meningkat berapa,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul Istirul Widilastuti mengatakan, program padat karya dari tahun ke tahun mendapatkan tambahan anggaran. Sekaligus, juga mendapatkan penambahan jumlah titik.

“Dari tahun ke tahun jumlahnya selalu naik. Di 2022 ada 280 titik dengan anggaran sekitar Rp 26 miliar. Di tahun ini naik menjadi 355 titik atau lokasi dengan anggaran sekitar Rp 47 miliar,” ujarnya. (sam/mg4)