Padat Karya Terus Alami Peningkatan

pengerjaan proyek Padat Karya oleh masyarakat
ILUSTRASI: Proses pengerjaan proyek Padat Karya oleh masyarakat. (SYAMSUL HADI/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul terus menjalankan program Padat Karya. Dari tahun ke tahun, program ini mendapatkan kenaikan baik di jumlah maupun anggaran.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul Istirul Widilastuti mengatakan, program Padat Karya menurutnya sudah ada sejak orde baru. Kemudian, pihaknya mengadopsi dan terus melaksanakan program tersebut hingga saat ini.

“Dari tahun ke tahun kami terus melaksanakan program ini dengan baik. Pada 2018 lalu kami mendapatkan alokasi tambahan dana padat karya dari Pemerintah Provinsi DIY, yakni mekanisme bantuan keuangan khusus, sampai sekarang,” ucapnya.

Sementara itu, di tahun ini sendiri, padat karya melaksanakan perbaikan insfratruktur sebanyak 355 lokasi atau titik yang tersebar di Bantul. Sedangkan di 2022 lalu, ada sebanyak 280 titik perbaikan.

“Terus mengalami peningkatan, baik di jumlah maupun anggaran. Di tahun lalu dana untuk 280 titik sekitar Rp 26 miliar. Sedangkan di 2023 ini 355 titik dengan anggaran sebesar Rp 47 miliar,” tuturnya.

Di Perubahan APBD 2023 mendatang, lanjutnya, dimungkinkan program padat karya ini mampu kembali mendapatkan kenaikan. Baik di jumlah titik lokasi maupun anggaran yang digelontorkan.

“Kemungkinan bisa mengalami penambahan anggaran. Namun untuk jumlahnya berapa belum diketahui. Karena kami masih menunggu rapat pembahasan terkait itu dan harus mengajukan nantinya. Intinya optimis ada kenaikan,” pungkasnya.(sam)