PEMALANG, Joglo Jateng – Menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-78, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang bersama seluruh stakeholder dan masyarakat berbondong-bondong laksanakan Kirab Merah Putih dari Stadion Mochtar Pemalang menuju alun-alun Pemalang, Sabtu (5/8). Diharapkan dengan kegiatan tersebut, dapat menyatukan perbedaan atau kebinekaan di Kabupaten Pemalang untuk bersama membangun dan menyejahterakan masyarakat.
Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat yang membuka acara Kirab Merah Putih tersebut melihat besarnya antusiasme masyarakat dan seluruh stakeholder di Pemalang untuk mengikuti acara tersebut. Di mana ribuan peserta dan masyarakat hadir untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-78 di 2023.
“Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Burdah Pemuda Indonesia selaku panitia, yang telah bekerja keras mempersiapkan kirab merah putih. Dalam agenda ini, terdapat pesan mulia untuk menjunjung tinggi semangat nasionalisme dalam balutan persatuan dan kesatuan Indonesia dapat tersampaikan kepada warga masyarakat Pemalang,” ucapnya.
Dikatakan bahwa agenda tersebut merupakan simbol upaya seluruh elemen masyarakat merawat kebinekaan dalam balutan Kedaulatan NKRI. Dari semangat nasionalisme dan kebersamaan yang mereka gelorakan itu, diharapkan mampu diwujudkan melalui tindakan serta sikap sehari-hari, sehingga terwujud iklim yang sejuk dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.
Lebih lanjut, Mansur mengingatkan di tengah ketidakstabilan kondisi keamanan, dan ekonomi global yang memicu peperangan atau persaingan antar negara, masyarakat Indonesia harus mempunyai fondasi nilai-nilai yang kuat. Hal itu penting demi mewujudkan karakter bangsa Indonesia yang tangguh, kokoh, dan tidak mudah goyah diterpa badai persaingan global.
“Karakter bangsa yang tangguh, juga diperlukan sebagai tameng dalam menangkal pengaruh-pengaruh negatif yang datang dari berbagai penjuru dunia. Seperti gaya hidup bebas, narkoba, paham radikalisme, terorisme, dan lain-lain. Dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila secara utuh, saya yakin tidak akan ada lagi perpecahan, perselisihan, dan konflik yang terjadi di masyarakat, yang ada hanyalah kedamaian, ketenteraman dan kerukunan hidup bermasyarakat,” tuturnya. (fan/abd)










