Wisata  

Wisata Alam Kandayan Miliki Banyak Keunggulan

ASIK: Tampak wisatawan sedang menikmati momentum weekend liburan di wisata alam Kandayan Rahtawu, beberapa waktu lalu. (GALANG WITAHTA/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Momentum akhir pekan bisa dimanfaatkan oleh banyak orang untuk melepas penat dari hiruk pikuk pekerjaan dengan liburan. Salah satu tempat liburan di Kabupaten Kudus yang cocok untuk semua kelompok usia adalah wisata alam Kandayan.

Wisata yang terletak di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, ini memiliki beberapa spot yang siap memanjakan para wisatawan. Diantara titik andalannya adalah tempat camping, kuliner, hingga menikmati arus sungai.

Owner wisata Kandayan, Antonius Junghua mengatakan, setiap akhir pekan tiba, wisata miliknya ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Para pengunjung pun tak hanya berasal dari Kota Kretek saja.

Baca juga:  Karang Jahe Beach Lakukan Pembenahan Saluran Air

“Setiap Sabtu dan Minggu pengunjung sekitar lebih dari 100 orang. Kebanyakan pengunjung didominasi warga Kudus, Pati, hingga Kabupaten Jepara,” tuturnya.

Dirinya menegaskan, wisata yang pihaknya kelola bakal terjamin keamanannya. Lantaran, setiap kali cuaca tidak begitu baik, pihaknya tidak akan membuka tempat camping beserta spot makan di arus sungai.

Insyaallah aman. Karena saat banjir kita akan tutup spot yang ada di aliran sungai dan yang di tepinya juga,” ucapnya.

Wisata miliknya tersebut termasuk salah satu tempat liburan yang ramah terhadap kantong. Pasalnya, wisatawan hanya perlu merogoh kocek untuk parkir dan tiket masuk saja.

Baca juga:  Karang Jahe Beach Lakukan Pembenahan Saluran Air

” HTM nya cuma Rp 1.000 per orang saja. Sama tiket masuk Rp 4.000 per motor. Saya rasa harga itu cukup murah meriah,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya bakal terus melakukan inovasi guna menarik perhatian dari para pengunjung. “Tempat wisata Kita harus terus memiliki ide-ide kreatif untuk pengembangan kedepan. Hal tersebut perlu kita lakukan untuk menarik pengunjung dari luar kota maupun lokal,” terangnya.

Antonius tidak dapat memberikan jawaban pasti ketika ditanya perihal omzet bulanan yang diterima. Menurutnya, ihwal omzet tidak dapat diprediksi. Sebab, ada masa-masa dimana tempat wisata sepi dan ramai. (cr3/fat)