Dinilai Berperan Besar, Dinkes Sleman Dorong Posyandu Aktif

RAMAI: Para kader kesehatan di wilayah Bumi Sembada saat mengikuti Gerakan Aktifkan Posyandu, belum lama ini. (ISTIMEWA/ JOGLO JOGJA)

SLEMAN, Joglo Jogja– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Dinas Kesehatan terus mendorong aktifnya Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Bumi Sembada. Hal itu dilakukan karena posyandu dinilai memiliki peran yang sangat besar di masyarakat.

Kepala Dinkes Sleman melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) dr. Esti Kurniasih mengatakan, peran Posyandu di tengah masyarakat sangatlah besar. Meski identik dengan bayi dan balita, kegiatan Posyandu dan manfaatnya ternyata tidak hanya sebatas itu.

“Kedepannya Posyandu diperuntukkan untuk seluruh sasaran siklus hidup. Yakni ibu hamil dan menyusui, bayi dan balita, usia sekolah dan remaja, serta usia produktif dan lanjut usia,” terang Esti di Kantornya, Kamis (5/10).

Ia menambahkan, meskipun di Sleman sendiri tingkat keaktifan Posyandu sudah baik, namun dukungan masih terus diperukan. Salah salah satunya dengan cakupan kunjungan dari sasaran atau datang dan ditimbang (D/S) yang tinggi.

Belum lama ini, pihaknya juga telah menggelar Gerakan Aktifkan Posyandu di Aula Pemerintah Kalurahan Tlogoadi, Kapanewon Mlati. Giat itu melibatkan ratusan kader kesehatan dan lintas sektor di Wilayah Kabupaten Sleman.

“Kami juga sangat mengapresiasi peran serta kader dan mengajak seluruh pihak untuk mendukung Posyandu,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut diawali dengan senam bersama dilanjutkan dengan penandatangan komitmen dari lintas sektor dan kader. Selain itu juga ada diskusi untuk menambah keilmuan bagi para kader. Dalam pelaksanaannya dihadirkan narasumber dari Kepala Puskesmas Mlati dan Penanggung jawab Program Penanggulangan Penyakit Tidak Menular Dinkes Sleman.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, Posyandu merupakan salah satu Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan (LKK) di Kabupaten Sleman. Lembaga tersebut dibentuk untuk wadah partisipasi masyarakat yang bertugas membantu Lurah dalam peningkatan pelayanan sosial dasar termasuk bidang kesehatan.

“Kami berharap Posyandu sebagai LKK kedepannya akan semakin mampu mengakomodir layanan dan deteksi dini di masyarakat,” harapnya. (bam/all)