Perbaiki Jalan Berlubang melalui Padat Karya

PENGERJAAN: Salah seorang warga Padukuhan Jayan, Kalurahan Canden, Kapanewon Jetis, tengah bersemangat dalam mengerjakan pembangunan jalan padat karya, Kamis (5/10/23). (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Pembangunan jalan program padat karya sudah berlangsung sejak Senin (2/10), salah satunya yang terjadi di Padukuhan Jayan, Kalurahan Canden, Kapanewon Jetis. Pengerjaan ini dilakukan lantaran jalan tersebut bergelombang dan berlubang yang disebabkan oleh truk material.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul Istirul Widiastuti, S.IP, MPA melalui Sub Koordinator Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Bantul Sukirah, SH, M.Ec.Dev. mengatakan, program ini memang ditujukan untuk memperbaiki infrastruktur penopang utama masyarakat, terutama jalan. Serta memberikan pekerjaan alternatif bagi warga yang sangat membutuhkan.

Baca juga:  FR PTMA Nilai Perilaku Elit Politik Tidak Etis

“Harapannya jalan-jalan yang sudah mengalami tingkat kerusakan tertentu bisa kembali membaik. Sekaligus, karena pengerjaannya dilakukan langsung oleh masyarakat, mereka benar-benar memikirkan adukan cor yang sesuai dan tanpa harus mengirit material. Sehingga daya ketahanannya terjamin,” ungkapnya.

Sementara itu, ketua kelompok proyek padat karya sekaligus Ketua RT 1 Padukuhan Jayan, Maryana menyampaikan, jalan tersebut sudah banyak yang bergelombang dan berlubang. Hal itu dikarenakan sering dilalui truk material.

“Padahal jalan yang diperbaiki ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan pribadi atau berbobot ringan. Karena ini salah satu alternatif jalur menuju Kecamatan Pundong. Namun, juga inti akses utama untuk ke ladang dan permukiman penduduk,” tuturnya.

Baca juga:  MTs 7 Bantul Lakukan Berbagai Upaya Pencegahan Bullying

Sedangkan, mayoritas masyarakat setempat bekerja sebagai buruh pabrik maupun buruh tani. Nyaris semua warga tidak memiliki lahan sendiri. Dengan adanya proyek tersebut, warga yang terdampak bisa memiliki perkembangan ekonomi tambahan.

“Jalan ini sebelumnya dibangun secara gotong royong warga. Tidak hanya bermodalkan tenaga, untuk pembiayaan didapatkan dari swadaya masyarakat. Dengan adanya program padat karya ini kami merasa terbantu,” pungkasnya.

Diketahui, selain di Padukuhan Jayan, Kalurahan Canden, Kepanewon Jetis, ada lima lokasi lainnya yang juga mendapatkan manfaat dari padat karya. Yaitu di Padukuhan Kadirojo, Kalurahan Palbapang, Kapanewon Bantul, Padukuhan Greges, Kalurahan Donotirto Kapanewon Kretek, dan Padukuhan Mulekan II, Kalurahan Tirtosari, Kapanewon Kretek.

Baca juga:  Ratusan Caleg Rebutkan 50 Kursi DPRD Sleman

Kemudian, di Padukuhan Kergan, Kalurahan Tirtomulyo, Kapanewon Kretek, dan terakhir di Padukuhan Jambewangi, Kalurahan Temuwuh, Kapanewon Dlingo.(cr13/sam)