Dewan Serap Aspirasi Masyarakat Kalurahan Karang Tengah

ASPIRASI: Wakil Ketua DPRD Bantul Nur Subiyantoro saat menerima aspirasi dari masyarakat Kalurahan Karang Tengah, Kapanewon Imogiri, Rabu (11/10) malam. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantul melakukan jadwal reses kepada masyarakat. Hal ini diperlukan untuk menyerap aspirasi yang dikeluhkan dan dibutuhkan oleh warga selama ini.

Wakil Ketua I DPRD Bantul Nur Subiyantoro mengatakan, ada sebanyak 200 warga Kalurahan Karang Tengah, Kapanewon Imogiri, yang menghadiri reses, di Balai Perte Joglo Semar Padukuhan Kanggotan, Kalurahan Pleret, Kapanewon Pleret, pada Rabu (11/10) malam.

“Selaku anggota dewan, kami harus menyerap aspirasi masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhan mereka harus kami tampung dan diupayakan bisa dialokasikan anggaran. Baik untuk pembangunan fisik maupun non fisik,” ujarnya.

Baca juga:  Manfaatkan Sampah Organik dengan Budi Daya Maggot

Sekretaris DPD Gerindra Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini juga menyampaikan, pembangunan menurutnya tidak hanya soal infrastruktur fisik. Misalnya, seperti ekonomi, pendidikan dan kesehatan juga menjadi prioritas utama.

“Tentu yang dikeluhkan masyarakat banyak, misalnya permasalahan di pertanian. Seperti alat mesin pertanian (Alsintan) dan pupuk yang kadang tidak memenuhi harapan. Bahkan, sering terjadi kelangkaan dan harganya sangat variatif,” imbuhnya.

Selain itu, kesehatan juga perlu menjadi prioritas, Pemkab Bantul sudah menganggarkan sebanyak Rp 31 miliar untuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Kemudian, dari anggaran itu diharapkan jaminan kesehatan bagi masyarakat terpenuhi.

Baca juga:  The Overseas Immersion Program #2: Memperkaya Wawasan Artistik Mahasiswa NAFA dan ISI

“Pemerintah punya anggaran yang dialokasikan untuk BPJS 2023 itu sebesar Rp 31 miliar. Namun kadang mereka tidak tahu. Maka harapan kami kedepannya itu bisa dimanfaatkan oleh warga,” pungkasnya.(cr13/sam)