Disnakertrans Bantul Optimistis Serapan Tenaga Kerja Capai Target

DAFTAR: Tampak peserta sedang melakukan registrasi mengikuti Bantul Career Expo di SMKN 1 Kasihan, Agustus lalu. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul optimistis mampu mencapai target serapan tenaga kerja 2023, sesuai yang telah direncanakan. Adapun jumlah yang ditargetkan sebanyak 2.500 dan saat ini sudah terpenuhi 2.200 orang.

Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Bantul Rumiyati mengatakan, berdasarkan data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS) per Agustus 2022 total angkatan kerja di Bantul sebesar 626.318. Dengan angka pengangguran sebanyak 24.864 orang atau 3,97 persen dari jumlah yang ada.

“Target kami untuk serapan tenaga kerja di 2023 sebesar 2.500 orang. Saat ini, di penghujung Oktober sudah terserap sebanyak 2.200. Sehingga harapan kami dari dinas jumlah masyarakat yang mendapat kerja sesuai dengan target yang telah ditentukan,” ungkapnya.

Menurutnya, Disnakertrans Bantul terus berupaya menambah angka serapan tenaga kerja dengan maksud menurunkan angka pengangguran. Dengan upaya menyelenggarakan Bantul Career Expo yang diselenggarakan secara offline di SMKN 1 Kasihan, pada Agustus lalu.

“Kemudian, pada 30 Oktober hingga 5 November telah membuka Mini Job Fair yang dilakukan secara online. Jadi untuk para pencari kerja bisa mengaksesnya melalui www.Bantulcareerexpo.com,” imbuhnya.

Pihaknya menyebutkan, jumlah serapan tenaga kerja dalam Mini Job Fair ini sebanyak 800 orang. Sehingga sangat berpeluang besar bagi para pencari kerja yang benar-benar membutuhkan pekerjaan untuk bisa mendaftarkan diri.

“Kalau Mini Job Fair ini sukses dan menyerap banyak tenaga kerja, program ini akan kami lakukan sebulan sekali. Maka akan lebih memudahkan bagi masyarakat yang ingin mencari pekerjaan,” tambahnya.

Selanjutnya, pihaknya berharap para pencari pekerja bisa mendapat pekerjaan dengan mudah. Serta dengan adanya program ini dapat mengurangi angka pengangguran di Bantul.

“Harapannya tentu target serapan tenaga kerja di 2023 ini tercapai. Tapi yang terpenting yaitu mengurangi angka pengangguran yang ada, sehingga semakin menyusut,” pungkasnya.(cr13/sam)