69 Tenaga Kerja Bantul Terserap di Batam Melalui Skema AKAD

PELAYANAN: Tampak warga Bantul tengah mengakses pelayanan yang tersedia di Kantor Disnakertrans Bantul, belum lama ini. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Di awal 2024 ini, ada 69 tenaga kerja asal Kabupaten Bantul yang terserap dalam skema penempatan kerja Antar Kerja Antar Daerah (AKAD). Jumlah warga tersebut ditempatkan di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kerja dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul Rumiyati menjelaskan, dalam rangka penempatan tengah kerja, pihaknya memang telah menerapkan tiga skema. Yakni antar kerja antar lokal (AKAL), AKAD dan antar kerja antar negara (AKAN).

“Tiga skema itu yang kami siapkan untuk penempatan tenaga kerja warga Bantul. Dan per 8 Januari, sudah ada 69 tenaga kerja yang terserap melalui skema AKAD itu,” paparnya.

Dalam penerapan skema tersebut, pihaknya menjalin hubungan baik dengan perusahaan atau industri penyedia pasar kerja. “Rencananya, di Februari nanti juga akan ada perekrutan tenaga kerja lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, akses lowongan pekerjaan yang tersedia melalui skema Disnakertrans bisa diakses dengan sangat mudah oleh siapa pun. Sehingga pihaknya berharap agar warga Bantul yang berminat bisa menanyakan hal tersebut, dengan datang ke Kantor Disnakertrans Bantul.

“Jadi kami memang menyediakan pelayanan offline terkait informasi pasar kerja bagi masyarakat. Selain itu, informasi lowongan pekerjaan juga kami publikasikan melalui media sosial dan website Disnakertrans,” ujarnya.

Lebih lanjut, pasar lowongan kerja tersebut bersifat nasional. “Artinya, siapa pun bisa mengakses, karena ini bukan khusus untuk Bantul tapi nasional. Jadi tidak ada pembatasan,” pungkasnya.(nik/sam)