Hari Pertama Operasi Keselamatan Progo 2024, Puluhan Kendaraan Ditilang

PERIKSA: Petugas Satlantas Polres Bantu saat mengecek surat-surat pengendara yang melintasi Jl. Jendral Sudirman, belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JATENG)

BANTUL, Joglo Jogja – Hari pertama menjalankan Operasi Keselamatan Progo 2024, Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Satlantas Polres) Bantul menjaring puluhan pengendara yang melanggar aturan lalu lintas. Jenis pelanggarannya pun cukup beragam.

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana menyampaikan, mayoritas pengendara yang terjaring dalam razia tersebut menggunakan kendaraan roda dua. Adapun jenis pelanggaran terbanyak yakni kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (spektek) dan jenis lain yaitu berkendara tidak menggunakan helm SNI.

Selamat Idulfitri 2024

“Di hari pertama kemarin (4/3), total ada 40 pelanggar ditilang. Untuk mayoritas pelanggaran ini banyak ditemukan kendaraan yang menggunakan knalpot yang tidak sesuai spektek dan berkendara tidak menggunakan helm SNI,” ujarnya, Selasa (5/3/24).

Baca juga:  Cegah Korupsi, Pemkab Sleman Lakukan Koordinasi dengan KPK

Menurutnya, selain menindak pelanggaran lalu lintas, pihaknya juga memberikan teguran sebanyak 115 kali pada pengendara. Dia pun menyebut, terkait dengan pelanggar yang ditilang pada hari pertama ini menandakan masih ada pengguna jalan yang tidak peduli terhadap keselamatan berkendara.

“Padahal, yang bisa menghindarkan pengendara dari kecelakaan adalah pengendara itu sendiri. Polisi hanya bertugas untuk mengatur lalu lintas dan mengimbau kepada para pengguna jalan supaya tertib,” imbuhnya.

Operasi Keselamatan Progo 2024 ini digelar selama 14 hari. Yaitu sejak tanggal 4 sampai dengan 17 Maret mendatang. “Tujuan digelarnya operasi ini adalah untuk meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Serta diharapkan agar angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas dapat berkurang,” tandasnya. (nik/abd)