GREEN House Melonesia Farm menjadi objek wisata kebun buah, dimana para pengunjung bisa memetik melon langsung dari pohonnya. Lokasinya berada di Desa Sidigede, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara.
Pengunjung dapat menikmati pemandangan serta merasakan udara segar dan alami dari kebun ini. Buah yang dipetik pun rasanya segar dan manis,
Pemilik Green House Melonesia Farm Umiyati menyampaikan, pengunjung yang ingin masuk ke area wisata ini tidak dikenakan biaya. Namun, mereka bisa membawa pulang melon yang dipetik setelah ditimbang dan dihitung beratnya.
“Kalau masuk itu gratis tanpa biaya. Sistemnya pengunjung dapat melihat, memetik, menimbang, dan membayar melonnya,” jelas Umiyati saat ditemui di kebunnya, beberapa waktu lalu.
Pihaknya menanam beragam jenis melon premium. Di antaranya melon Inthanon dari Belanda, Sakata dari Jepang, Sweet Net dari Thailand, serta Kirani dari Indonesia. Harga buah yang dipetik pun berbeda-beda. Tergantung jenis melonnya.
Green House Melonesia Farm dibuka setiap hari ketika musim panen, mulai pukul 08.00-18.00. Masa tanamnya berlangsung selama 65 hari pascapenanaman, dan dipanen selama 3 sampai 7 hari.
“Proses olah tanam pascapanen membutuhkan waktu yang cukup lama. Biasanya hampir dua bulan lebih,” tambah Umiyati.
Kebun buah ini memiliki 2.260 tanaman melon dari semua jenis yang ada. Setiap masa panen, hasilnya bisa mencapai 3 ton.
Pengunjung dapat bebas memilih jenis melon yang akan dipetik, menyesuaikan keinginannya. Untuk harga melon Inthanon Rp 30 ribu perkilogram, sedangkan melon Sweet Net berkisar Rp 40 ribu perkilogramnya.
“Rata-rata setiap pengunjung untuk sekali petik bisa sampai Rp 200-300 ribu. Kalau rombongan bisa sampe jutaan,” papar Umiyati.
Sementara itu, pengunjung Green House Melonesia Farm mengaku tertarik dengan wisata melon tersebut. Menurutnya, wisata melon sangat cocok untuk destinasi liburan keluarga. Selain segar buahnya, harganya pun terjangkau.
“Buah melon ini kan dadi hidroponik ya, jadi selain segar kualitasnya juga bagus. Sekaligus mengajarkan kepada anak-anak untuk suka dan gemar mengkonsumsi buah-buahan yang kaya akan vitamin,” terangnya kepada Joglo Jateng. (cr4/adf)










