Polres Bantul Libatkan 558 Personel Kepolisian Hadapi Libur Lebaran

PERSIAPAN: Terlihat jajaran kepolisian Bantul saat mengikuti apel persiapan Operasi Ketupat Progo 2024, Rabu (3/4/24). (HUMAS/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Dalam rangka pengamanan dan pengaturan lalu lintas arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah tahun 2024, Polres Bantul akan melangsungkan Operasi Ketupat Progo 2024. Operasi ini akan berlangsung mulai dari 4 April hingga 16 April mendatang dengan melibatkan 558 personel.

Untuk mempersiapkan hal itu, Polres Bantul melangsungkan apel gelar pasukan di halaman Mapolres Polres Bantul, kemarin. Berbagai pihak turut dilibatkan mulai dari TNI, Dinas Perhubungan, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP,  Ormas, PMI, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), Pramuka Saka Bhayangkara serta unsur Kamtibmas lainnya.

Selamat Idulfitri 2024

“Kegiatan ini merupakan sinergitas Polri dan semua unsur terlibat dalam rangka persiapan Operasi Ketupat Progo 2024. Dilaksanakan selama 13 hari, yaitu dimulai 4 April sampai dengan 16 April 2024. Untuk pengamanan arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1445 H,” ungkapnya, Rabu (3/4/24).

Baca juga:  Tarik Minat Wisman, Yogyakarta Perlu Contoh MITEC

Berdasarkan hasil survei indikator, kepuasan masyarakat atas penyelenggaraan dan penanganan arus mudik tahun 2023 lalu mencapai 89,5 persen. Anggota ini meningkat sebanyak 15,7 persen dibandingkan dengan tahun 2022.

“Hal ini merupakan wujud apresiasi masyarakat atas kerja keras kita bersama. Sehingga kepercayaan ini harus dipertahankan dan ditingkatkan dalam pengamanan arus mudik dan balik tahun ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana menambahkan, pelaksanaan Operasi Ketupat tahun ini melibatkan 558 personel gabungan Polres Bantul dan Polsek. Adapun tujuan operasi yaitu untuk memberikan jaminan rasa aman masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idulfitri.

Baca juga:  5 Mahasiswa UMY Berhasil Tembus Program IISMA 2024

“Termasuk agar terwujudnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas). Serta menurunnya angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas,” terangnya, Rabu (3/4/24).

Selain itu, pihaknya juga akan mendirikan Pos Pengamanan di empat lokasi, yakni di Piyungan, Sedayu, Srandakan,  dan Kretek. Kemudian ada pula satu pos terpadu yang berlokasi di Druwo, Bangunharjo, Sewon.

“Selain pos pengamanan dan pos terpadu, kami juga mendirikan 6 pos pantau di Cino Mati, Bukit Bintang, Pinus Sari, Mangunan, Watugoyang dan Pengklik. Kemudian memetakan jalur rawan kecelakaan lalu lintas dan rawan bencana di Bantul agar masyarakat dan pemudik lebih berhati-hati saat berkendara di jalan raya,” jelasnya. (nik/abd)