DP3A Kota Semarang Gencarkan Perbaikan Kualitas Keluarga

PAPARAN: Salah satu Narasumber dari RDRM, Putri saat memaparkan materi terkait dengan pola asuh orang tua dari segi psikologis di Lantai 1 Java Supermall Semarang Jalan MT. Haryono No.992-994, Kelurahan Lamper Kidul, Kecamatan Semarang Selatan, Selasa (23/4/24). (FADILA INTAN QUDSTIA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang berupaya menggencarkan perbaikan kualitas keluarga. Hal tersebut perlu dilakukan, karena pada 22 tahun mendatang generasi emas lah yang akan memimpin Indonesia.

“Dengan keluarga yang memiliki masalah, mereka bisa stay. Dari situ kita akan membina anak- anak karena saat ini banyak berita-berita kekerasan anak, bullying, dan kenakalan anak-anak remaja,” ucap Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Pengarusutamaan Gender DP3A Kota Semarang, Sih Wahyu Nurhastanti dalam rangkaian kegiatan perayaan Hari Kartini di Lantai 1 Java Supermall Semarang, Selasa (23/4/24).

Ia menambahkan, perayaan ini juga diperkuat dengan adanya workshop yang narasumbernya berasal dari Rumah Duta Revolusi Mental (RDRM) tentang perhatian orang tua terhadap anak- anaknya. Sebab, pada generasi saat ini banyak sekali anak-anak muda yang sopan santunnya dinilai masih kurang.

“Sehingga komunikasi itu penting dan edukasi juga perlu dilakukan,” imbuhnya.

Dalam kegiatan ini, kata Sih, pihaknya turut serta melibatkan anak, ibu, dan remaja. Beberapa lomba turut diadakan, antara lain fashion show, musik, dan lomba lukis yang diikuti oleh ibu-ibu organisasi wanita.

“Wanita juga perlu menggali potensinya kadang mereka hanya pasrah sebisanya. Padahal mereka punya potensi seperti lukis. Setelah ikut lomba lukis yang kita kerja sama dengan komunitas lukis. Ternyata ada bakat melukisnya. Setelah diikutkan pameran bisa dijual. Nah ini pemberdayaan perempuan di bidang wirausaha,” ujarnya.

Menurut pantauan Joglo Jateng, dalam kegiatan ini juga dihadirkan stand-stand UMKM milik organisasi wanita di Kota Semarang. Diharapkan, hal ini bisa memberdayakan wanita di bidang wirausaha. (int/adf)