Banpol 2024 di Pemalang akan Diberikan 2 Tahap

PENYERAHAN: Bupati Pemalang Mansur Hidayat berfoto bersama usai penyerahan banpol untuk 7 parpol pemenang pemilu masa jabatan 2019-2024 di Aula Sasana Bhakti Praja Pemalang, belum lama ini. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Penyerahan bantuan politik (Banpol) untuk partai politik (Parpol) oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pemalang di 2024 ini dilakukan dengan dua tahapan. Hal ini dilakukan karena adanya pergantian keanggotaan DPRD dari Anggota DPRD periode 2019-2024 ke Anggota DPRD periode 2024-2029.

Kepala Bakesbangpol Pemalang Bagus Sutopo menjelaskan, adanya perubahan keanggotaan ini menjadi alasan utama mengapa pemberian banpol dilakukan dengan dua tahapan. Di mana ada perubahan jumlah kursi di setiap parpol, sehingga mereka mengajukan prosesnya dengan dua tahapan.

Baca juga:  LDII Pemalang Gelontorkan Rp 3,1 Miliar untuk Kurban

“Karena adanya pergantian anggota parpol hasil dari Pileg kemarin. Jadi kita putuskan untuk dua kali tahapan, karena memang perbedaan jumlah suara dan kursi tiap parpol,” tuturnya, belum lama ini.

Pihaknya menjelaskan, perhitungan banpol tahun ini masih seperti di 2023, yaitu Rp 3.000 per suara yang didapatkan parpol sesuai dengan Permendagri Nomor 78 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Permendagri Nomor 36 Tahun 2018 tentang tata cara penghitungan penganggaran dalam APBD dan tertib administrasi pengajuan, penyaluran dan laporan pertanggungjawaban penggunaan bantuan keuangan partai politik.

Baca juga:  Peningkatan Pemanfaatan Satu Data Indonesia, Pemkab Pemalang Adakan Bimtek Geospasial

“Ini sudah sesuai dengan regulasi yang ada, sehingga bila dihitung tahapan I total jumlah anggaran banpol yaitu Rp 1.245.220.000, dengan jumlah suara 622.610 dihitung selama 8 bulan sisa masa jabatan. Sedangkan di tahap II sejumlah Rp 705.629.000, dengan suara 705.629 dihitung empat bulan selama menjabat di 2024,” terangnya.(fan/sam)