6 Kecelakaan dan 3 Korban Meninggal, Polres Bantul Pasang Ban Bekas dan Imbau Pengendara Berhati-hati di Jalan Imogiri-Dodogan

TERPAMPANG: Petugas Satlantas Polres Bantul saat memasang banner imbauan untuk menggunakan gigi rendah di ruas Jalan Imogiri-Dodogan, belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Rawan kecelakaan, Satlantas Polres Bantul lakukan survei prasarana jalan di ruas Jalan Imogiri – Dodogan Temuwuh, Dlingo, Bantul. Hal ini dikarenakan, hingga pertengahan 2024 telah terjadi 6 kasus kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 3 korban meninggal dunia di ruas jalan tersebut.

Kasat Lantas Polres Bantul AKP Satya Dhira Anggoro Arrya mengatakan, kasus lama lantas ini menjadi perhatian Satlantas Polres Bantul. Sehingga survei yang dilakukan pada Minggu (30/6) bertujuan untuk mengetahui kondisi dan prasarana jalan di lokasi tersebut. Sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Baca juga:  TPST Modalan Direncanakan Beroperasi Awal September

“Kita data titik-titik rawan atau yang membahayakan bagi pengguna jalan dan berpotensi menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas,” kata AKP Satya, Selasa (2/7/24).

Saat survei tersebut, pihaknya memasang banner berisi imbauan tentang keselamatan berlalu lintas. Untuk itu, pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat agar senantiasa berhati-hati pada saat berkendara di jalan tersebut.

“Dimohon kepada seluruh pengendara agar selalu berhati-hati dalam berkendara. Waspada terhadap medan dan kondisi jalan apabila ada yang rusak atau berlubang,” imbaunya.

Selain itu, pihaknya juga akan memasang ban bekas di turunan dan tikungan tajam di ruas Jalan Imogiri-Dodogan. Sebagai salah satu upaya untuk menopang keselamatan pengendara.

Baca juga:  Jalin Sinergi, Tegakkan Keadilan untuk Harmoni Hukum DIY

“Kita lakukan upaya antisipasi untuk mengurangi kecelakaan fatal yang dialami pengendara. Dengan pemasangan ban bekas, diharapkan bisa mengurangi risiko kecelakaan,” katanya.

Lebih lanjut, AKP Satya mengatakan, hasil survei yang mereka lakukan akan segera dikoordinasikan dengan pihak terkait. Sehingga bisa ditindak lanjuti sesuai dengan kebutuhan untuk menjamin keselamatan pengendara. (nik/abd)