Imbang Tanpa Gol, Persipa Kesulitan Tembus Pertahanan Persiku

DUEL: Pertandingan Persipa melawan Persiku Kudus di Stadion Joyokusumo Pati, Rabu (2/10/24). (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Persipa Pati menjamu Persiku Kudus dalam laga lanjutan liga 2 di kandang sendiri, Stadion Joyokusumo Pati, Rabu (2/10/24) sore. Laga bertajuk Derby Muria itu berakhir imbang tanpa gol.

Menit awal peluit dibunyikan Persiku lebih mendominasi permainan. Menekan dari sisi kanan meskipun belum ada peluang yang cukup membahayakan gawang Laskar Saridin.

Di pertengahan babak pertama, Persipa mulai mengambil alih pertandingan. Sejumlah peluang membahayakan tercipta. Menit 30 Persipa nyaris menciptakan gol dari tendangan bebas tak jauh kotak penalti. Tetapi sepakan melengkung Mateo Palacios membentur mistar gawang.

Tak berselang lama, Persipa kembali mendapatkan tendangan bebas di menit 35. Namun tendangan Mikromil Lokaev masih melenceng ke sisi atas gawang Persiku. Persipa terus memberikan tekanan di sisa waktu, namun hingga laga babak pertama berakhir skor masih sama 0-0.

Di babak kedua, Pelatih Persipa melakukan rotasi pemain. Pergantian pemain ini membuat Laskar Saridin lebih tampil menyerang dan menciptakan peluang yang berbahaya. Meskipun belum ada gol dapat dicetak.

Laskar Saridin juga mendapatkan kesempatan berharga setelah di menit 88′ pemain nomor 19 Persiku Syahrul Mustofa mendapatkan kartu kuning kedua setelah dinilai mengulur waktu saat melalukan lemparan dalam. Namun lagi-lagi Persipa kesulitan membobol gawang Persiku.

Pelatih Persipa Pati, Bambang Nurdiansyah mengatakan tim besutannya bermain cukup bagus. Namun sayangnya belum bisa mengonversikan peluang menjadi gol.

“Sebenarnya permainan kita tidak jelek. Yang jelek finishing. Winger-winger ini buntu. Main bolanya gampang di baca,” kata dia.

Pelatihan yang kerap sapa Coach Banur ini juga menyadari sektor penyerangan timnya kurang kreatif. Sehingga belum mampu menembus pertahanan Persiku yang bermain bertahan.

“Kalau lihat skema permainan mereka tidak mau bermain menyerang. Harusnya kita lebih kreatif,” ungkapnya.

Meskipun begitu, Coach Banur tidak mau menyalahkan para pemainnya. Mereka sudah bermain semaksimal mungkin meskipun belum mampu masukkan gol.

“Apapun itu mereka sudah berusaha. Kreatif. Ini yang perlu diusahakan pemain. Tapi mereka sudah bekerja keras,” tuturnya.

Sementara itu, Pelatih Persiku, Sudirman bersyukur timnya bisa mencuri satu poin di kandang tim tetangga. Ia menyadari pertandingan ini sangat berat.

“Alhamdulillah mencuri satu poin. Pemain telah berjuang. Sehingga kita bisa menghasilkan satu poin,” ucapnya. (lut/fat)