Gerakan Pangan Murah Digelar Serentak di 35 Kabupaten/Kota Jateng

RAMAI DIDATANGI: Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Kamis (20/3). (LU'LUIL MAKNUN/JOGLO JATENG)

Lebih lanjut, Riena menjelaskan, kegiatan gerakan pangan murah yang diadakan di setiap kabupaten/kota di Jateng berbeda-beda. Setiap daerah, bisa diselenggarakan di satu atau dua titik kegiatan gerakan pangan murah.

“Dilaksanakan di 35 kabupaten/kota, tetapi titiknya bisa beberapa. Jadi satu kabupaten mungkin ada di dua titik atau tiga pasar gitu ya. Jadi titiknya lebih dari 35 titik,” tandasnya.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan adanya Gerakan Pangan Murah membantu meringankan masyarakat, dalam mendapatkan komoditas pangan dengan harga terjangkau. Hal itu dikatakan saat menghadiri pembukaan Gerakan Pangan Murah secara serentak di halaman Kantor Kecamatan Mijen Kota Semarang, Kamis (20/3).

Sementara, Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan berharap, Gerakan Pangan Murah ini bisa menolong masyarakat untuk memenuhi kebutuhan saat Ramadan dan menjelang Lebaran. Sebab, komoditas pangan tersedia dan harga yang terjangkau.

“Semua kita harap tidak ada yang tidak gembira. Nah saya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pak gubernur dan para bupati/wali kota di Jawa Tengah yang telah membantu Gerakan Pangan Murah ini,” kata Zulhas.

Ia menjelaskan, menjelang Lebaran ini pemerintah menyediakan komoditas pangan yang dibutuhkan masyarakat berhari raya. Gerakan Pangan Murah yang diadakan di sejumlah daerah, sudah dinanti masyarakat karena memberikan harga terjangkau.

“Adanya Gerakan Pangan Murah ini, satu mendekatkan komoditas langsung ke masyarakat dan kedua harganya sangat terjangkau karena dapat bantuan dari pemerintah,” pungkasnya. (luk/adf)