Ia berharap, berdirinya posko mudik ini dapat dimanfaatkan oleh pemudik yang melintas untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke kampung halaman. Ia menjelaskan, pemudik yang melintas di Pantura Kendal didominasi pemudik dengan sepeda motor. Jikapun menggunakan mobil berarti mereka terpaksa karena seharusnya bisa melintas jalan tol.
Peresmian dan pembukaan Posko Mudik NU Peduli ini dilakukan oleh Wakil Bupati Kendal Benny Karnadi. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan melihat fasilitas yang ada di posko tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Kendal berterima kasih atas partisipasi NU dalam membantu memberikan pelayanan dalam arus mudik ini. Dan ini sangat bermanfaat bagi pemudik dan musyafir yang berjuang kembali ke kampung halaman,” kata Benny.
Benny menjelaskan, layanan di Posko Mudik NU Peduli ini sangat lengkap, ada tempat istirahat lengkap dengan tempat tidur, service kendaraan, layanan ambulan, makan dan minum hingga pijat gratis dari Banser Husada dan Pertuni Kendal. “Semua yang tersedia tentu sangat bermanfaat bagi pemudik,” pungkasnya. (ags/gih)










