Sam’ani menjelaskan ada berbagai bantuan yang ditujukan bagi pelaku UMKM dan pekerja. Seperti bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM, pelatihan yang dilaksanakan oleh Disnaker Perinkop dan UKM Kudus. Ada juga bantuan CSR perusahaan.
“Ada banyak bantuan bagi pekerja dan pelaku UMKM. Kami utamakan bagi pelaku UMKM dan pekerja Kudus karena bersumber dari APBD,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPC KSPSI Kabupaten Kudus, Andreas Hoa berterima kasih atas dukungan Bupati Kudus dan Forkopimda yang telah mendukung dan menjaga kondusifitas Kabupaten Kudus. Pihaknya meminta bupati mengupayakan Kudus ramah investasi. Ia juga berharap hubungan industrial, lingkungan industrial, dan pengusaha selalu berjalan berdampingan.
“Terima kasih atas dukungan Bupati dan Forkopimda yang menjaga kondusifitas Kudus. Semoga Kudus terus ramah investasi. Biar tidak ada pengangguran di Kabupaten Kudus,” paparnya. (hms/fat)










