PATI, Joglo Jateng – Bayi dalam tas belanja ditemukan di Gang Desa Growong Kidul RT 1 RW 1, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Senin (1/6/2026). Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut saat ini masih dirawat di Puskesmas Juwana.
Kini, banyak pasangan suami istri (pasutri) di Kabupaten Pati ingin mengadopsi bayi tersebut. Beberapa orang sudah mengajukan diri ke Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak & Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) untuk mengadopsi bayi itu.
Kepala Dinsos P3AKB Pati, Aviani Tritanti Venusia mengungkapkan bahwa banyak yang ingin mengadopsi bayi tersebut. Baik keluarga yang sudah punya anak maupun belum.
Pihaknya saat ini mencatat sudah ada sebanyak empat pasangan yang mengantre untuk bisa mengadopsi. Jumlah tersebut belum termasuk pasutri yang mendaftarkan diri ke Puskesmas Juwana secara langsung.
“Saat ini di kami ada empat orang yang daftar. Puskesmas ada banyak. Mereka meninggalkan KTP. Kita inventaris dulu,” ungkapnya.
Sebenarnya, Dinsos P3AKB Pati belum membuka pendaftaran secara resmi terkait hak asuh bayi ini. Pihaknya masih menunggu proses penyelidikan dari kepolisian.
Pasalnya, Dinsos P3AKB Pati memprioritaskan pihak keluarga kandung untuk merawat bayi laki-laki yang mempunyai berat badan 3,8 kg dan tinggi 50 cm tersebut. Bila sudah ditemukan keluarga dan mereka tidak sanggup merawat, proses adopsi baru dilakukan.
“Kami menunggu proses kepolisian. Sampai ditemukan pelaku maupun keluarga si bayi. Keluarga apakah mau merawat bayi. Bagaimanapun bayi akan aman bila yang merawat keluarga. Itu yang kita utamakan,” ungkapnya.
Meskipun demikian, dirinya tidak mempermasalahkan pasutri yang telah mengantre. Baginya, hal itu merupakan wujud kepedulian warga Kabupaten Pati kepada bayi tersebut.
“Kami sebenarnya membuka pendaftaran setelah proses kepolisian. Kami harapkan tetap keluarga mau merawatnya. Yang utama adalah keluarga. Kalau memang ada yang daftar silakan tidak apa-apa. Andai keluarga tidak mau merawat, nanti akan menjadi anak negara dan silakan untuk diadopsi,” pungkasnya. (lut/rds)










