PATI, Joglo Jateng – Belasan ribu batang tanaman mangrove telah ditanam di pesisir Kabupaten Pati selama tahun ini. Langkah ini dilakukan dalam rangka memperkuat upaya pelestarian lingkungan hidup.
Hal tersebut disampaikan Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra saat mengikuti teleconference bersama Presiden RI yang dipimpin Gubernur Jawa Tengah dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Kegiatan ini dilakukan secara daring dari Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pati.
Dalam kesempatan tersebut, Chandra menyampaikan laporan perkembangan program penanaman mangrove yang telah dilaksanakan di wilayah Kabupaten Pati sepanjang tahun 2026. Ia menjelaskan, penanaman tersebut mencakup sebanyak 12.250 batang mangrove sebagai upaya menjaga ekosistem pantai sekaligus mengurangi risiko abrasi.
“Melaporkan untuk Kabupaten Pati, dari mulai Januari sampai Mei 2026 kita sudah menanam seluas 31,05 hektare,” ujarnya.
Ia menyampaikan, hasil evaluasi di lapangan menunjukkan sebagian tanaman mangrove mengalami kerusakan akibat tergerus ombak. Sehingga, hal ini memerlukan penyesuaian metode penanaman.
“Kami juga sudah cek ke lokasi, memang ada beberapa yang tergerus ombak. Ke depan, penanaman akan dilakukan sedikit lebih jauh dari bibir pantai agar tanaman dapat tumbuh lebih optimal dan tidak mudah hilang akibat gelombang,” terangnya.
Dengan evaluasi dan perbaikan pola penanaman yang dilakukan, Pemkab Pati optimistis program rehabilitasi mangrove dapat berjalan lebih efektif. Sehingga, dapat menjaga kawasan pesisir dan kelestarian lingkungan. (lut/fat/rds)










