Pada Rabu, sekolah mengadakan istirahat karawitan yang menjadi kegiatan unik dan istimewa, dengan pelatih profesional dan biaya pelatihan cukup tinggi. Kamis diisi dengan pencak silat yang bekerja sama dengan Padepokan Garuda di Dawe.
”Banyak siswa yang mendapatkan piagam dan masuk SMP melalui jalur prestasi dari kegiatan ini,” katanya.
Jumat diisi dengan rebana, dan Sabtu dilengkapi dua kegiatan yaitu tari dan pirawah. Selain itu, sekolah juga menyelenggarakan kegiatan membaca dan menulis Al-Qur’an (BTQ) setiap pagi untuk kelas 1 sampai 4 sebelum pembelajaran dimulai.
”Tak ketinggalan, sekolah juga membekali siswa dengan pengetahuan teknologi melalui ekstrakurikuler TIK, agar siswa tidak tertinggal dalam era digital,” pungkasnya. (adm/fat)










