Laka Kembali Terjadi di Kalijambe, Truk Muatan Berat Dialihkan Lewat Borobudur

Flyer pengalihan jalan untuk truk bermuatan berat agar menghindari turunan Kalijambe. (DOK.POLRES/JOGLO JATENG)

PURWOREJO, Joglo Jateng – Sepekan setelah kecelakaan lalu lintas (laka lantas) maut dump truck menyeruduk angkudes yang nenewaskan 12 orang, laka kembali terjadi di lokasi yang sama. Sebuah truk bernopol L-8856-UUA, mengalami kecelakaan tunggal di titik lokasi yang sama dengan laka maut tersebut.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian di Jalan Magelang–Purworejo KM 19, tepatnya di Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Laka tunggal itu terjadi pada Hari Selasa, (13/05/2025), sekitar pukul 14.30 WIB.

Kapolres Purworejo, AKBP Andri Agustiano mengungkapkan, berdasar data dari Unit Laka Satlantas Polres Purworejo, kronologi kejadian bermula saat kendaraan melaju dari arah utara ke selatan (Magelang menuju Purworejo) dengan kecepatan sedang. Saat mendekati lokasi kejadian, laju kendaraan diduga lepas kendali, sehingga bergerak ke kanan jalan dan terguling ke bahu jalan sebelah barat (seberang jalan-red).

Truk tangki mengalami laka tunggal di turunan Kalijambe, persis di lokasi laka maut dump truck versus angkudes. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

Pengemudi truk, atas nama Moh Sholeh, warga Desa Temaji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, dilaporkan selamat tanpa luka. Namun, insiden ini menyebabkan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50.000.000.

Mendapatkan laporan dari warga, Unit Laka Satlantas Polres Purworejo segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan, olah TKP, dan evakuasi kendaraan.

“Dalam waktu dekat, kami akan menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Forkopimda dan stakeholder terkait guna membahas keselamatan berlalu lintas. Termasuk penambahan rambu-rambu peringatan dan imbauan di jalur rawan kecelakaan,” kata AKBP Andry Agustiano dalam rilis resminya, Rabu (14/05/2025).

Kapolres menambahkan, saat ini truk-truk dengan muatan berat, untuk sementara waktu diputar balik agar tidak melewati jalur turunan Kalijambe tersebut. Hal itu guna mengantisipasi agar tak terjadi lagi kecelakaan lalu lintas.

“Kami sedang berkoordinasi dengan dinas perhubungan untuk membuat dan memasang rambu-rambu larangan terkait truk yang bisa melintas di jalan tersebut. Diperlukan langkah langkah preemtif dan preventif agar kejadian serupa tidak terulang, terlebih di jalan-jalan menurun dan berliku seperti di kawasan Kalijambe,” ungkap Kapolres.

Truk bermuatan berat dari arah Magelang, sesampai bundaran Salaman akan dialihkan ke kiri. Mereka akan melewati jalur Sawit-Borobudur-Sleman-Kulon Progo baru masuk Purworejo. (mrn).