PEMALANG, Joglo Jateng – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pemalang Fahmi Hakim mengungkapkan kekesalannya atas pencairan dana bantuan partai politik (banpol) yang tidak kunjung dicairkan. Menurutnya, hal tersebut mempengaruhi sejumlah kegiatan partai politik terutama dalam bidang pendidikan politik yang seharusnya telah dilaksanakan di awal 2025 ini.
Ketua DPC PPP itu menyebut, hingga pekan ini tidak ada konfirmasi lengkap dari pemerintah daerah tentang alasan mengapa banpol tak kunjung dicairkan. Jika melihat tahun-tahun sebelumnya, kata dia, dana untuk partai politik ini biasanya telah dicairkan sejak awal tahun.
“Kalau berbicara timeline sebenarnya terlambat. Karena kegiatan partai tidak dimulai dari uang cair, tapi pendidikan politik ini kan mulai dari awal tahun,” ungkapnya dengan nada kesal.
Akibat keterlambatan pencairan dana Banpol ini, kegiatan-kegiatan partai politik di Pemalang pun mundur. Partai-partai politik di Pemalang berharap dana Banpol yang menjadi sumber pendanaan kegiatan partai politik itu segera dicairkan.










