SD N 03 Kaliombo Hanya Punya 4 Kelas, Siswa Belajar Dibatasi Sekat Tripleks

SUASANA: Kondisi peserta didik SD N 01 Kaliombo saat berada di dalam ruang kelas yang disekat dengan pembatas triplek, Senin (16/6/25). (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

Ahmad Yani mengungkapkan, total peserta didik dari kelas 1-6 berjumlah 45 murid. Untuk ruang kelas 1 disekat dengan kelas 3, kelas 2 disekat kelas 6, kelas 4 disekat dengan ruang guru beserta kepala sekolah, dan kelas 5 berada di ruang terpisah.

“Kelas 5 sengaja kami pisah dan tidak kami sekat. Karena di kurikulum merdeka intinya ada di kelas 5 untuk persiapan kelas 6 menuju ujian,” tambahnya.

Kemudian, untuk tenaga pengajar hanya ada tujuh orang yang terdiri dari dua orang PNS, empat orang PPPK, dan satu orang kepala sekolah. “Memang hanya segitu tapi ini ada tambahan ruangan jadi kekurangan dua orang guru,” ucapnya.

Menurutnya sedikitnya anak yang bersekolah di SD N 03 Kaliombo karena sekolah tersebut di dominasi oleh warga setempat. “Warga di sini kan memang sedikit jadi memang mayoritas memilih sekolah di sini karena lebih dekat,” ujarnya.

Ahmad Yani menuturkan, sebelumnya pihak sekolah selalu berupaya untuk meminta bantuan kepada pemerintah hingga dinas terkait, namun belum ada tindak lanjut.

“Penjabat seperti Bupati hingga kepala dinas belum pernah ke sini,” ujarnya.

Ahmad Yani berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di SD Negeri 3 Kaliombo. (oka/gih)