JEPARA, Joglo Jateng – Seorang balita berusia empat tahun asal Desa Singorojo, RT 6 RW II, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, ditemukan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur, Minggu (22/6) sekitar pukul 21.00 WIB.
Sebelumnya, korban diketahui masih bermain bersama teman-temannya di sekitar rumah sejak pukul 08.00 WIB. Namun sekitar pukul 09.00 WIB, sang ibu menyadari anaknya tidak terlihat dan segera berusaha mencarinya.
“Ibu korban lalu meminta bantuan tetangga dan warga sekitar untuk melakukan pencarian,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, Senin (23/6).
Upaya pencarian dilakukan hingga menyisir area di sekitar rumah, bahkan sampai ke tepi sungai. Sekitar pukul 18.30 WIB, seorang warga melihat tutup sumur di rumah tetangga dalam kondisi rusak dan berlubang. Pemeriksaan awal menggunakan senter tidak membuahkan hasil.
“Hingga akhirnya, sekitar pukul 21.00 WIB, tetangga mencoba memeriksa sumur tersebut dengan menggunakan batang besi cor yang ujungnya dibengkokkan. Saat ditarik kembali, celana korban tersangkut di besi dan tubuh korban pun ikut terbawa ke atas permukaan air,” jelasnya.
Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, serta warga akhirnya berhasil mengevakuasi jasad korban dari dalam sumur pada pukul 23.20 WIB. (oka/gih)










