KENDAL, Joglo Jateng – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kendal ke-420 digelar Pemkab Kendal di tengah kondisi efisiensi anggaran. Padahal, dalam memperingati hari jadi tersebut, banyak kegiatan-kegiatan besar yang membutuhkan anggaran tidak sedikit.
Diketahui, dalam setiap tahunnya, Pemkab Kendal biasa menggelar berbagai kegiatan mulai dari Pekan Raya Kendal, pengajian, pertunjukan musik dan perlombaan dalam memperingati hari jadinya di tanggal 28 Juli.
“Di tahun 2025 ini, Pemkab Kendal berupaya berkolaborasi dengan berbagai sponsor dan pihak-pihak yang tidak mengikat untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Kendal ke-420,” kata Pj Sekda Kendal Agus Dwi Lestari dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (2/7/25).
Selain bergantung dengan pihak sponsor, lanjutnya, peringatan hari jadi tidak digelar dalam bentuk hura-hura. Namun, dijadikan sebuah momentum untuk membuat inovasi baru dan semangat baru. Hal itu dilakukan sesuai dengan instruksi dari Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari.
“Jadi, selain ada hiburan juga harus ada olahraganya. Ada perlombaannya dan membangkitkan UMKM dan kesenian-kesenian yang ada di Kabupaten Kendal,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa bupati berharap untuk kegiatan yang digelar tidak berfokus di satu tempat atau hanya ibu kota kabupaten. Bupati menghendaki agar rangkaian kegiatan juga digelar diberbagai eks kawedanan yang ada di Kabupaten Kendal. Di antaranya di Simboli (Singorojo, Boja dan Limbangan) dan eks kawedanan Selokaton.
“Bupati juga berharap hari jadi ini bisa dinikmati berbagai kalangan. Baik anak-anak, remaja, pemuda bahkan para orang tua,” bebernya.










