Jepara  

Nelayan Jepara Hilang Terjatuh ke Laut Saat Angkat Jaring di Perairan Bandengan

SIAPAKAN: Tim gabungan saat persiapan mencari seorang nelayan asal Jepara yang hilang saat melaut mencari ikan, Selasa (19/8). (DOK. BASARNAS SEMARANG/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Seorang nelayan asal Jepara dilaporkan hilang saat melaut di kawasan perairan Bandengan, Senin (18/8) malam. Nelayan tersebut bernama Suharto (45), warga Desa Demaan, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara.

Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono, menyampaikan peristiwa bermula ketika korban bersama seorang rekannya berangkat melaut dari Demaan menuju Bandengan sekitar pukul 20.00 WIB.

Setiba di lokasi, keduanya langsung menebar jaring untuk menangkap ikan. Namun, saat hendak mengangkat jaring sekitar pukul 01.00 dini hari, musibah terjadi.

“Diduga saat hendak mengambil pelampung jaring, karena posisi korban terlalu di tepi perahu, korban terjerembab dan langsung jatuh ke laut, hilang,” ucap Budiono, Selasa (19/8).

Rekan korban yang panik sempat berusaha mencari dengan mengitari lokasi kejadian. Akan tetapi, pencarian itu tidak membuahkan hasil sehingga ia segera kembali ke daratan dan melaporkan kejadian ke pihak berwenang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Pos SAR Jepara langsung diterjunkan. Namun, kondisi cuaca yang kurang bersahabat membuat upaya pencarian menjadi terkendala.

“Saat ini kami telah mengirimkan tim dari Pos SAR Jepara untuk melakukan pencarian, namun tim cukup terhambat karena cuaca di area siang ini terjadi hujan badai. Semoga cuaca kembali membaik dan tim diberikan kelancaran dalam pencarian,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap Suharto masih terus dilakukan oleh TIM SAR dengan dukungan sejumlah unsur terkait. (oka/gih)