KUDUS, Joglo Jateng – Lapangan utama SMP 1 Jekulo berubah menjadi panggung catwalk meriah pada Selasa (19/8). Siswa-siswi dari seluruh kelas menampilkan kreativitas terbaik mereka dalam lomba fashion show bertema Keragaman Budaya dan Profesi.
Dengan balutan kostum hasil kreativitas sendiri, para siswa melenggang percaya diri mewakili kelas masing-masing. Tema yang diangkat pun beragam, mulai dari petani, guru, pramuka, pekerja pabrik, pahlawan nasional, hingga wanita karir.
“Tujuan utamanya bukan hanya untuk hiburan, tapi juga melatih kreativitas dan keberanian tampil di depan umum. Yang penting anak-anak berani tampil percaya diri,” ungkap Kepala SMP 1 Jekulo, Ahmad Shofya Edi, S.Pd., M.Pd.
Lomba ini dinilai dari tiga aspek utama yakni kesesuaian dan keserasian kostum, ekspresi saat tampil, dan kekompakan pasangan. Para juri berasal dari guru-guru dan kesiswaan yang menilai dengan objektif.

Berbeda dari fashion show profesional yang seringkali menelan biaya besar, lomba ini dikemas secara sederhana namun tetap meriah. “Anak-anak cari kostumnya sendiri, dibuat dari bahan seadanya, tapi hasilnya luar biasa kreatif,” tambahnya.
Tak hanya fashion show, rangkaian lomba lainnya pun tak kalah seru, seperti estafet gelas, dan permainan unik bertajuk Air Rahasia. Peserta ditutup matanya sambil memindahkan air dalam tim.
Antusiasme penonton pun luar biasa. Siswa-siswi yang tidak tampil aktif memberikan semangat pada temannya. Kemudian banyak tepuk tangan yang menggema sepanjang acara.
“Fashion show ini sekaligus menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan ide dan kreativitas mereka. Ini bukan sekadar lomba, tapi pembelajaran kontekstual yang menyenangkan,” tandasnya.

Salah satu pasangan dari kelas 9D, Zian Milkhatun Awalia dan Muhammad Faris, sukses mencuri perhatian dengan kostum tentara dan polisi. Lengkap dengan replika senjata di tangan.
Tak kalah menarik, pasangan dari kelas 8B, Angel Jessica Wahyudi dan Kensya Ayu Ramadhani, menampilkan gaya bos muda. Mereka tampil elegan sebagai wanita karier sambil menenteng tas kerja dan berperan sebagai miliarder.
“Ini menunjukkan bahwa perempuan juga bisa sukses dan mandiri,” jawab Angel. (uma/fat)










