Kepala BSSN, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Nugroho Sulistyo Budi yang juga Ketua Ikatan Alumni Udinus menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman siber.
“Keamanan siber dan persandian merupakan pekerjaan besar yang memerlukan kolaborasi berbagai pihak. Baik penyelenggara negara, akademisi, industri, maupun komunitas,” tuturnya.
Nugroho menambahkan, kerja sama dengan Udinus juga akan mendukung pengembangan riset mutakhir, termasuk terkait komputasi kuantum dan post-quantum cryptography.
“Dengan kemitraan ini kita berharap penelitian dan riset semakin luas. Kebutuhan tenaga ahli di bidang siber dan sandi sangat tinggi, baik di sektor negara maupun swasta,” jelasnya.
Ia menegaskan, kompetensi sumber daya manusia merupakan kunci dalam penyelenggaraan keamanan siber.
“Orang sering kali hanya bicara soal teknologinya, tapi lupa pengawakannya. Teknologi maju, tetapi tanpa SDM yang kompeten, bersertifikasi, dan berpengetahuan baik, maka keamanan tidak akan bisa terlaksana,” kata Nugroho. (luk/adf)










