Jepara  

Harga Beras Premium di Jepara Tembus Rp16 Ribu, Melebihi HET Pemerintah

JUALAN: Pedagang beras di Pasar Jepara II, Isnanto (55) saat menunjukkan beras di lapaknya, Jum'at (29/8). (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Harga komoditas beras premium di Kabupaten Jepara melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Salah satu Pedagang Sembako di Pasar Welahan, Wahyu Winarti (35) mengatakan, sekitar dua bulan yang lalu, harga beras yang ia jual memang naik turun. Untuk beras premium, ia mengatakan, saat ini harganya yaitu Rp 16.000 per kilogram atau Rp 80.000 per 5 kilogram.

“Beras premium ini juga masih mahal, tapi antara premium sama medium ini selisihnya hanya sedikit. Saya juga bingung, panennya ada banyak tapi harganya kok masih mahal,” jelasnya, Jumat (29/8).

Sedangkan, untuk beras medium, sekitar dua bulan yang lalu harganya berada dikisaran Rp 13.000-13.500 per kilogram. Kemudian naik menjadi Rp 14.500 per kilogram. “Terus sempat turun jadi Rp 14.000, tapi sudah satu bulan ini harganya stabil di Rp 14.500 per kilogram,” ungkapnya.

Sementara itu, pedagang beras di Pasar Jepara II, Isnanto (55) menyampaikan, sejak Hari Raya Idul Fitri atau sekitar empat bulan yang lalu harga beras yang ia jual terpantau stabil. Yaitu di kisaran Rp 13.500 per kilogram untuk beras medium biasa dan Rp 15.000 per kilogram untuk beras medium super.

“Beras premium eceran Rp 16.000 per kilogram, kalau yang kemasan Rp 78.000 per 5 kilogram (Rp15.600 per kilogram). Harganya ini normal, belum ada perubahan sejak lebaran sampai sekarang,” katanya.