Duel Panas di GBK, Persijap Jepara vs Arema FC Berakhir Tanpa Gol

BERTANDING: Persijap Jepara saat melawan Arema FC di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Sabtu (30/8) sore. (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, mengakui anak asuhnya sudah tampil cukup baik meski gagal memetik kemenangan. “Kami memulai pertandingan sangat baik, banyak peluang tercipta. Tapi kartu merah membuat permainan berubah,” kata Mario dalam konferensi pers, Sabtu (30/8) sore.

Menurutnya, keluarnya Alexis Nahuel Gomez akibat kartu merah membuat ritme permainan Laskar Kalinyamat terganggu. “Itu sedikit merubah tempo, jadi lambat, banyak spasi terbuka, kurang fokus, sehingga peluang tak bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Meski begitu, pelatih asal Portugal itu menilai performa timnya masih berada di jalur positif. “Dengan empat pertandingan, dua kali imbang dan sekali kalah, ini masih hasil yang bagus. Ke depan tentu akan kami perbaiki lagi,” tambahnya.

Senada, gelandang Persijap, Diogo Arauju Brito, menilai pertandingan berlangsung ketat. Ia menyebut hasil imbang ini patut disyukuri mengingat lawan yang dihadapi adalah tim kuat. “Pertandingan sangat baik. Meskipun tidak menang, kami juga tidak kalah. Banyak peluang, tapi belum ada gol,” ungkap Diogo.

Ia menambahkan, semangat tim tetap terjaga hingga menit akhir. “Di babak kedua kami terus menekan karena masih percaya bisa memenangkan laga. Bagi saya hasil ini cukup bagus untuk kedua tim,” pungkasnya. (oka/gih)