Kendal  

Ekonomi Melesat 8,67 Persen, Kendal Makin Pede Jadi Magnet Investasi Utama di Jateng

SUASANA: Statistical Coaching Clinic (SCC) yang digelar BPS Kendal, Selasa (23/9/25). (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

KENDAL, Joglo Jateng – Kabupaten Kendal menorehkan prestasi membanggakan dalam kinerja ekonominya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kendal pada Triwulan II Tahun 2025 mencapai 8,67 persen dan menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah.

Kepala BPS Kendal, Ade Sandy Parwoto menjelaskan, pencapaian ini juga terlihat dari indikator lain yang terus menunjukkan tren positif.

“Secara year on year, perekonomian Kendal tumbuh 7,67 persen, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara secara quarter to quarter, pertumbuhan juga positif sebesar 3,41 persen dibanding Triwulan I Tahun 2025,” ungkapnya saat Statistical Coaching Clinic (SCC) di Aula Kantor BPS Kendal, Selasa (23/9/25).

Menurut Ade, kinerja solid ini ditopang perbaikan aktivitas di berbagai sektor usaha. Industri pengolahan, perdagangan, dan konstruksi menjadi motor utama pertumbuhan.

“Selain itu, konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah, serta investasi turut memberi kontribusi signifikan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menegaskan pemerintah daerah akan menjaga momentum positif tersebut dengan kebijakan yang berpihak pada masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif menjadi prioritas. Harapan kami, capaian ini bukan sekadar angka statistik, tetapi benar-benar membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan warga Kendal,” tegasnya.

Dengan capaian ini, lanjutnya, Kendal makin memperkokoh posisinya sebagai daerah dengan daya tarik investasi tinggi di Jawa Tengah.

“Kami ingin momentum ini menjadi bukti bahwa Kendal siap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Tengah. Pemerintah akan terus membuka ruang investasi yang sehat, menciptakan lapangan kerja, dan memastikan manfaatnya dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (ags/adf)