Drum band sendiri baru berjalan satu tahun, sehingga belum sempat mengikuti lomba resmi. Namun, mulai Oktober mendatang, unit drum band sudah disiapkan untuk mengikuti ajang tingkat kabupaten.
”Pelatih sempat ingin mendaftarkan drum band ke lomba tahun lalu, tapi saya rasa terlalu dini karena baru terbentuk. Tahun ini insyaallah siap ikut, menang atau tidak yang penting anak-anak mendapat pengalaman dan mentalnya terbentuk,” katanya.
Adapun untuk cabang olahraga, voli dan sepak bola putri menjadi favorit siswa. Khusus sepak bola putri, SD 1 Purwosari bekerja sama dengan SSB agar anak-anak bisa berlatih lebih terarah meski sejauh ini belum menorehkan prestasi.
Ia menambahkan, meskipun ada beberapa kegiatan yang sifatnya wajib, seperti menggambar, minat siswa tetap tinggi di berbagai bidang. Bahkan untuk drum band, jumlah pendaftar mencapai 40 anak.
”Sebagian besar ingin memainkan alat musik, sedangkan untuk formasi bendera masih kurang peminat. Padahal itu juga penting dalam penampilan,” ujarnya.
Kusuma menegaskan, target sekolah bukan semata meraih juara. Melainkan memberi ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk mengasah bakat dan mental melalui pengalaman lomba.
”Yang terpenting anak-anak berani tampil dulu. Soal prestasi akan mengikuti kalau pembinaan berjalan konsisten,” pungkasnya. (adm/fat)










