Kudus  

Komisi D DPRD Kudus Tinjau Pembangunan Gedung Stroke RSUD

‎‎PANTAU: Komisi D DPRD Kabupaten Kudus meninjau langsung progres pembangunan Gedung Stroke dan perbaikan IGD di RSUD dr Loekmono Hadi. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

‎‎Di sisi lain, Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi, Abdul Hakam menjelaskan, pihaknya terus melakukan evaluasi mingguan untuk memastikan proyek berjalan sesuai jadwal. Meski terkendala cuaca dan kondisi tenaga kerja, pihaknya berupaya menjaga kualitas pekerjaan dan ketepatan waktu.

‎‎”Pekerjaan Gedung Stroke memang baru 25 persen, tapi kami optimis bisa sesuai target. Setiap minggu kami evaluasi, dan sejauh ini selalu ada deviasi positif. Kami juga menambah jumlah tenaga kerja dari 70 menjadi lebih dari 100 orang agar pekerjaan bisa dipercepat,” jelasnya.

‎‎Ia menegaskan, pembayaran proyek dilakukan berdasarkan termin pekerjaan dan tidak akan dicairkan jika tidak memenuhi target capaian. “Kami sangat ketat dalam hal keuangan. Kalau progres tidak sesuai, kami tidak bayar. Ini bentuk tanggung jawab agar hasilnya benar-benar sesuai standar,” ujarnya.

‎‎Selain pembangunan fisik, Hakam juga menyampaikan capaian pelayanan RSUD yang kini telah melaksanakan layanan kemoterapi untuk peserta BPJS Kesehatan sejak September 2025. Layanan ini menjadi satu-satunya di Kabupaten Kudus dan diharapkan mengurangi antrian pasien rujukan ke RSUP dr. Kariadi Semarang.

‎‎”Setiap Senin, Selasa, Rabu, dan Jumat, kami melayani kemoterapi. Rata-rata dua pasien per hari, dan ini terus meningkat. Kehadiran layanan ini membuat pasien tidak perlu jauh-jauh berobat ke luar daerah,” pungkasnya. (adm/fat)