Kendal  

Bupati Kendal Salurkan BLT DBHCHT untuk 993 Buruh Tani di Kangkung

MANFAAT: Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari secara simbolis menyalurkan BLT DBHCHT untuk warga Kecamatan Kangkung. (AGUS RIYADI/JOGLO JATENG)

KENDAL, Joglo Jateng – Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada 993 buruh tani tembakau dan cengkeh di Kecamatan Kangkung. Penyaluran berlangsung di Aula Balai Desa Laban, Senin (3/11/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Dyah menyampaikan rasa bangga dan haru atas perjuangan para buruh tani, yang ia sebut sebagai pejuang ekonomi daerah.

“Di balik senyum sederhana Bapak-Ibu semua, ada kerja keras luar biasa dan doa besar untuk keluarga. Dari panjenengan semua, saya belajar arti ketulusan dan keikhlasan dalam bekerja,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kesejahteraan sosial menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Kendal, dan dibutuhkan sinergi antara pemerintah desa hingga pusat untuk mewujudkannya.

Tahun 2025, Pemkab Kendal mengalokasikan BLT DBHCHT untuk 7.036 buruh tani tembakau dan cengkeh. Setiap penerima mendapat Rp1,2 juta melalui Bank Jateng, disalurkan dalam satu tahap. Khusus Kecamatan Kangkung, bantuan diberikan kepada 993 penerima dari 15 desa.

“Bantuan ini bukan sekadar angka di atas kertas, tetapi wujud kasih sayang pemerintah kepada panjenengan semua yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” ungkapnya.

Ia berpesan agar bantuan digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta mengingatkan masyarakat untuk ikut memerangi rokok ilegal yang merugikan negara dan masyarakat.

“Kekuatan Kendal bukan hanya pada hasil buminya, tapi pada gotong royong warganya. Ketika kita jujur dan bekerja keras, hasilnya akan membawa berkah lebih besar,” tegasnya.

Salah satu penerima bantuan, Marsiyah, mengaku bersyukur menerima BLT DBHCHT. Ia berencana memanfaatkannya untuk kebutuhan rumah tangga dan modal usaha kecil di rumah.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu. Musim kemarin pekerjaan agak sepi, jadi uang ini Insyaallah saya pakai untuk kebutuhan anak-anak dan sedikit untuk usaha jualan di rumah. Terima kasih pemerintah sudah peduli dengan kami,” ucapnya. (ags/adf)