BANYUMAS, Joglo Jateng – Bagi yang sedang berkunjung ke Baturaden bisa menyempatkan waktu berkunjung ke Laqosta 157 Country Bar & Homestay. Tempat ini adalah penginapan murah di Purwokerto yang dilengkapi kafe dan bar kekinian dengan nuansa country yang unik.
Laqosta 157 dimiliki oleh pengusaha muda asal Banyumas, R Suppriantara Yudha Kastata. Bar tersebut terkenal memiliki tempat yang nyaman dengan harga menu yang ramah di kantong, untuk mahasiswa sekalipun.
“Lokasinya strategis, dekat berbagai tempat wisata populer seperti Baturaden, Small World, dan Curug Telu, cocok jadi pilihan favorit bagi wisatawan yang mencari akomodasi dekat Baturaden dengan harga terjangkau dan suasana homey serta artistik. Turis asing dan wisatawan nasional juga sering berkunjung ke mari,” papar Yudha, panggilannya, Minggu (09/11/2025).
Bahkan, Laqosta 157 juga pernah menjadi perhatian UNESCO sebagai salah satu usaha kuliner yang mengangkat makanan tradisional Banyumas. Saat itu, Yudha dan timnya mengikuti pameran di Heterospace dalam acara resmi UNESCO di Purwokerto, yang menampilkan kreativitas kuliner lokal dengan cita rasa modern.
RENCANA EKSPANSI
Dalam menjalankan Laqosta 157 Country Bar & Homestay, Yudha menekankan pentingnya efisiensi dan keseimbangan usaha. Menurutnya, sukses di bisnis kuliner dan penginapan bukan sekadar soal banyak pelanggan, tapi bagaimana menjaga sistem keuangan agar tetap sehat dan tidak bergantung pada utang.
“Usaha kuliner dan penginapan bukan cuma soal ramai pengunjung. Yang penting adalah menjaga sistem agar tetap efisien dan stabil,” jelas putra dari R Andreas Tri Hastata ini.

Yudha percaya bahwa keberhasilan sejati bukan soal cepat atau lambat berkembang, tapi soal kemampuan bisnis bertahan dalam jangka panjang.
“Yang dibutuhkan dalam bisnis itu keseimbangan. Bukan soal bagus atau jelek, tapi bisa dijalankan atau tidak,” tambah pengusaha yang hobi memelihara burung berkicau ini.
Melihat potensi besar di sektor kuliner dan penginapan, Yudha kini bersiap memperluas bisnisnya ke luar Banyumas. Ia menargetkan pembukaan cabang baru Laqosta 157 Country Bar & Homestay di Semarang, Lamongan, Malang, Bandung, dan Jakarta, dengan konsep yang sama, yaitu penginapan ramah kantong, suasana nyaman, serta bar dan kafe estetik yang cocok untuk anak muda dan traveler milenial.
Tak berhenti di situ, Yudha yang bercita-cita menjadi pengusaha sejak kecil ini, juga tengah menjajaki rencana ekspansi tambahan ke beberapa kota potensial lain, antara lain Yogyakarta, Surabaya, Solo, Bogor, dan Cirebon.
Setiap kota tersebut dinilai memiliki karakter pasar yang unik namun tetap relevan dengan konsep cozy stay & good taste yang diusung Laqosta 157.
Untuk jangka menengah, Yudha membuka peluang ekspansi ke luar Pulau Jawa, khususnya ke Medan dan Palembang, yang memiliki pertumbuhan pariwisata dan komunitas muda kreatif yang sangat pesat. Dengan strategi ini, Laqosta 157 menargetkan diri menjadi salah satu jaringan penginapan, bar, dan kafe lokal terbesar di Indonesia dengan standar kenyamanan, keramahan dan efisiensi operasional yang konsisten. (mrn).










