Warga Iuran Sewa Truk
Kepala Dusun Sijaro, Khamdan, menunjukkan betapa parahnya situasi di wilayahnya. Tumpukan sampah yang menyangkut bisa mencapai ketinggian satu meter dengan panjang bentangan hingga 20 meter.
Untuk mengantisipasi, pihak dusun memasang sekat di sisi selatan guna menahan sampah agar tidak masuk ke tengah desa. Warga juga rutin melakukan kerja bakti membersihkan tumpukan tersebut.
“Warga kadang iuran (patungan) untuk menyewa armada agar sampah bisa dikumpulkan jadi satu dengan sampah yang diangkut dari sungai,” ungkap Khamdan.
Menurutnya, fenomena ini adalah siklus musiman. Saat kemarau, sungai bersih dan kering. Namun begitu hujan turun, sampah dari hulu langsung memenuhi sungai.
“Kami sangat menantikan perhatian lebih dari pemerintah daerah, karena persoalan sampah lintas wilayah ini tidak bisa diselesaikan sendirian oleh desa,” pungkasnya. (ags/adf)










