REMBANG, Joglo Jateng – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Rembang menggelar puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 dengan meriah, Rabu (17/12/25). Mengusung tema “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menegaskan komitmen DWP dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
Acara puncak yang dihadiri langsung oleh Penasihat DWP Rembang, Musringah Harno, dan Wakil Penasihat Diah Hanis ini diisi dengan berbagai kegiatan sosial, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.
Deteksi Dini Penyakit Lewat Cek Kesehatan
Rangkaian acara diawali dengan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menyasar anggota DWP dan masyarakat umum. Pemeriksaan meliputi cek gula darah, kolesterol, asam urat, tensi, hingga pengukuran berat badan.
Ketua DWP Kabupaten Rembang, Ny. Tri Astuti Fahrudin, menekankan pentingnya deteksi dini bagi para ibu.
“Ini bentuk kepedulian nyata. Ibu-ibu harus tahu kondisi kesehatannya, apakah ada potensi darah tinggi atau kolesterol. Kesehatan ibu sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan keluarga,” ujarnya.
Selain pemeriksaan fisik, panitia juga menghadirkan sosialisasi kesehatan yang berfokus pada pencegahan penyakit Kanker dan Tuberkulosis (TBC), mengingat kedua penyakit ini masih menjadi tantangan kesehatan utama di masyarakat.

Dorong Ekonomi Lewat Produk UMKM
Tak hanya soal kesehatan, DWP Rembang juga mendorong kemandirian ekonomi anggotanya melalui pameran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Berbagai olahan makanan, kue, hingga kerajinan tangan hasil karya anggota DWP dipamerkan dan dijual.
“Tujuan kami agar produk ibu-ibu Dharma Wanita ini dikenal luas dan bisa meningkatkan perekonomian keluarga. Kami mendorong gerakan saling beli produk teman sendiri untuk saling mendukung,” tambah Ny. Tri Astuti.
Bakti Sosial dan Pendidikan
Sebelum acara puncak, DWP Rembang telah melaksanakan serangkaian kegiatan sosial. Mulai dari santunan anak yatim, anjangsana ke purna tugas, hingga program “Dharma Wanita Mengajar” di sejumlah Taman Kanak-Kanak (TK).
“Kami mendatangi tiga TK dan memberikan bantuan sesuai kebutuhan sekolah, seperti alat tulis, alat kebersihan, hingga mainan edukatif. Harapannya, DWP terus maju dan berinovasi dengan program yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya.(uma/fat)










