Pergantian Tahun di Kebumen Diisi Doa, Tanpa Artis Ibu Kota

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Frans Haidar dan Kadinas Kominfo Kebumen, Hj Wahyu Susanti saat konferensi pers. (MARNIE/JOGLO JATENG)

Mengenai adanya event old and new di lokasi lain, Frans menjelaskan bahwa, pihaknya telah menerima laporan bahwa ada obyek wisata yang akan menggelar acara pergantian tahun seperti di Sagara View Karangbolong dan Pantai Menganti.

“Kami telah menggelar rapat bersama pengelola obyek wisata. Kami tekankan, agar pengelola menyiapkan personel dan sarpras di wahana masing-masing. Dinas telah mengirimkan surat edaran Nomor : 100.3.4.2/1326 tahun 2025 tentang Himbauan Kesiapan Usaha Pariwisata di Kabupaten Kebumen Menghadapi Hari Libur Natal dan Tahun Baru 2026 kepada para pelaku usaha pariwisata Kabupaten Kebumen,” tegas Frans.

Menurutnya ada beberapa hal yang ditekankan kepada para pengelola dan pelaku usaha pariwisata seperti memastikan kelaikan alat dan wahana, ketersediaan petugas pada wahana berisiko tinggi, ketersediaan SOP penanggulangan kecelakaan yang berisiko tinggi.

Di samping itu, dinas juga meminta kepada pengelola wisata untuk menyiapkan personil atau petugas penyelamat dan berkoordinasi dengan BPBD terkait pemenuhan alat-alat dan petugas Selain sarpras dan personel, terang Haidar, pengelola wisata juga diminta melakukan langkah antisipatif terhadap gangguan keamanan seperti parkir liar, ketok harga, premanisme dan lainnya.

Terkait antisipasi kenaikan volume kendaraan dan daya tampung, jelas Haidar, perlu disiapkan sistem rekayasa laku lintas, pemenuhan rambu jalan serta penyiapan jalur-jalur alternatif.

Bertepatan dengan musim penghujan dia menekankan supaya pengelola tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana. (mrn).