Kudus  

Puluhan Truk Koperasi Merah Putih Mulai Masuk Desa-desa di Kudus, Untuk Apa Saja?

ANTAR: Pendistribusian armada kembali berlangsung di Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0722/Kudus, Senin (29/6/2026). (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Penguatan sarana operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Kudus terus dilakukan. Pemerintah secara bertahap menyalurkan berbagai jenis kendaraan operasional untuk mendukung aktivitas koperasi, mulai dari kendaraan roda tiga, mobil pikap, hingga truk angkut.

Pada Senin (29/6/2026), distribusi armada kembali berlangsung di Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0722/Kudus. Perwakilan sejumlah desa mengambil langsung kendaraan truk yang akan digunakan untuk mendukung operasional KDKMP di masing-masing wilayah.

Berdasarkan data Kodim 0722/Kudus, terdapat 90 titik KDKMP yang telah dibangun di Kudus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 72 titik menjadi sasaran penerima bantuan kendaraan pada tahap awal.

Hingga saat ini, sebanyak 70 unit truk telah disalurkan. Rinciannya, 57 unit telah lebih dahulu diterima oleh desa-desa penerima. Sedangkan 13 unit lainnya didistribusikan pada Senin (29/6/2026). Dengan demikian, masih tersisa 20 titik KDKMP yang menunggu giliran menerima bantuan armada.

Selain truk, pemerintah juga telah menyalurkan 20 unit mobil pikap berpenggerak empat roda pada 22 Mei 2026. Armada tersebut dipersiapkan untuk mendukung mobilitas koperasi di berbagai wilayah. Tak hanya itu, sebanyak 166 unit kendaraan roda tiga juga telah dibagikan secara bertahap kepada 83 titik KDKMP di Kabupaten Kudus.

Sebelas desa menerima bantuan truk pada Senin (29/6/2026). Di antaranya Desa Jekulo, Kedungdowo, Temulus, Loram Kulon, Rendeng, Piji, Tanjungkarang, Panjang, Undaan Tengah, dan Purworejo.

Kepala Desa Purworejo, Noor Chamid mengatakan, bantuan kendaraan tersebut menjadi pelengkap sarana operasional koperasi yang sebelumnya telah menerima kendaraan roda tiga. Dalam waktu mendatang, koperasinya juga dijadwalkan memperoleh bantuan mobil pikap.

“Koperasi Desa Merah Putih Desa Purworejo menerima bantuan berupa truk. Sebelumnya kami sudah menerima kendaraan roda tiga, dan nanti masih ada bantuan pickup,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan tiga jenis kendaraan operasional akan mempermudah proses distribusi barang sesuai kebutuhan. Kendaraan roda tiga dinilai cukup untuk pengangkutan dalam skala kecil, sedangkan truk akan dimanfaatkan ketika volume barang yang dibawa lebih besar.

“Kalau barangnya sedikit, mungkin cukup menggunakan roda tiga. Tapi kalau volumenya besar, tentunya truk ini akan sangat membantu dalam operasional koperasi,” jelasnya.

Noor Chamid menambahkan, operasional koperasi saat ini masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah. Selama belum digunakan, kendaraan bantuan akan ditempatkan di halaman Balai Desa Purworejo agar tetap aman dan mudah diawasi.

“Koperasi nantinya akan menjalankan beberapa lini usaha yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu yang telah dipersiapkan ialah penyediaan gas elpiji sehingga warga tidak perlu lagi kesulitan memperoleh pasokan,” katanya.

Dengan dukungan armada operasional yang terus dilengkapi, pihaknya berharap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Kudus dapat segera beroperasi optimal, memperkuat distribusi barang, serta meningkatkan pelayanan ekonomi bagi masyarakat di tingkat desa. (adm/fat/rds)