KENDAL, Joglo Jateng – Grebeg Suro untuk pertama kalinya digelar di Kabupaten Kendal dengan memadukan kirab budaya dan pentas seni yang melibatkan 120 kelompok kesenian serta paguyuban reog dari berbagai kecamatan. Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Weleri itu dihadiri ribuan warga.
Grebeg Suro diisi dengan kirab budaya yang dimulai dari Taman Kota Weleri menuju Pendopo Kecamatan Weleri. Sepanjang rute, masyarakat memadati sisi jalan untuk menyaksikan penampilan para seniman yang membawakan berbagai kesenian tradisional.
Acara tersebut dihadiri Camat Weleri beserta seluruh kepala desa se-Kecamatan Weleri. Sejumlah budayawan, pelaku seni, sponsor, dan pelaku UMKM juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Penggagas Grebeg Suro, yang saat ini menjabat anggota DPRD Kendal Fraksi Gerindra, Rizky Aritonang, mengatakan penyelenggaraan Grebeg Suro bertujuan menjadi wadah bagi para seniman sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Alhamdulillah Grebeg Suro yang pertama kali digelar di Kabupaten Kendal bisa terlaksana dengan sukses. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa, bahkan melebihi ekspektasi kami. Sebanyak 120 paguyuban kesenian, paguyuban reog se-Kabupaten Kendal, serta para budayawan ikut berkolaborasi dalam kirab dari Taman Kota Weleri hingga Pendopo Kecamatan Weleri,” katanya, Minggu (28/6/2026) malam.
Menurut Rizky, kegiatan tersebut juga dirancang untuk membantu UMKM lokal melalui meningkatnya jumlah pengunjung yang datang selama acara berlangsung. “Alhamdulillah para pelaku UMKM mengaku dagangannya ramai dan laris selama acara berlangsung,” ujarnya.
Ia berharap Grebeg Suro dapat menjadi agenda tahunan sekaligus ikon budaya Kabupaten Kendal. Rizky menambahkan, Grebeg Suro juga menjadi ajang silaturahmi bagi para seniman dan budayawan dari berbagai wilayah di Kabupaten Kendal.
“Melalui kegiatan ini para seniman dapat berkumpul, saling mengenal, dan mempererat silaturahmi. Semoga kolaborasi seperti ini terus terjalin setiap tahun. Masyarakat perlu mengetahui bahwa ini adalah budaya yang harus dijaga bersama agar tetap lestari,” ucapnya.
Ia mengapresiasi dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal yang ikut berkolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. “Generasi muda membutuhkan wadah untuk mengenal identitas budayanya sehingga tumbuh rasa cinta terhadap budaya dan dapat diarahkan pada kegiatan yang positif,” tuturnya.
Rizky juga menyampaikan terima kasih kepada Camat Weleri, seluruh kepala desa se-Kecamatan Weleri, Disdikbud Kendal, para sponsor, pengusaha di Weleri, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga Grebeg Suro perdana di Kabupaten Kendal dapat terselenggara dengan lancar.
“Kesuksesan Grebeg Suro ini merupakan hasil kebersamaan seluruh pihak. Semoga kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai ruang pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (ags/ree/rds)










