Tantangan Dana Desa dan Target 2026
Di tengah semangat peringatan Hari Desa Nasional yang mengusung tema “Mewujudkan Indonesia Emas 2045”, Famny tidak menampik adanya tantangan terkait pengurangan anggaran. Ia menyebut ada penurunan pada Dana Desa maupun TKD.
Meski demikian, ia menekankan bahwa output dari anggaran yang ada—sekitar Rp 140 miliar—telah memberikan dampak nyata. Manfaat tersebut mencakup Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, pembangunan infrastruktur, pengelolaan sampah, hingga penurunan angka stunting di Kudus.
“Kita tahu ada pengurangan dana desa. Namun teman-teman tetap semangat di tengah keterbatasan. Harapannya tetap memberikan pelayanan yang terbaik,” ujarnya.
Menatap masa depan, Dinas PMD Kudus menargetkan penguatan ekonomi desa melalui sinergi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan koperasi.
“Harapannya BUMDes bisa berjalan bersinergi dengan koperasi desa. Insyaallah, 2026 koperasi desa sudah berdiri secara fisik di Kudus. Ini bagian dari penguatan ekonomi desa,” pungkasnya. (uma/fat)










