PDAM Purworejo Tebar Diskon Pemasangan Rp 300 Ribu dan Undian Umrah

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo. (MARNIE/JOGLO JATENG)

PURWOREJO, Joglo Jateng – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo kembali meluncurkan program promo spesial Paket Merdeka.

Program ini digelar selama bulan Agustus 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tak hanya itu, promo Paket Merdeka juga ditujukan untuk mendorong masyarakat memperoleh akses air bersih pada musim kemarau.

Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo mengatakan, promo tersebut ditujukan bagi masyarakat yang belum menjadi pelanggan.

Selain mendapat potongan biaya pemasangan, selama Agustus ini masyarakat terutama pelanggan PDAM juga akan mendapatkan kupon undian berhadiah umrah. Promo tersebut berlaku di hampir seluruh wilayah pelayanan PDAM Kabupaten Purworejo.

“Melalui program Paket Merdeka, calon pelanggan baru akan memperoleh potongan biaya pemasangan sebesar Rp 300.000 dari tarif normal,” jelas Hermawan di kantornya, Sabtu (1/8/2026).

Biaya pemasangan reguler rata-rata mencapai Rp 1,3 juta. Sedangkan besaran biaya akhir akan disesuaikan dengan hasil perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) berdasarkan panjang pipa eksisting menuju lokasi pelanggan.

Namun, terdapat satu wilayah yang belum dapat mengikuti program tersebut, yakni Kecamatan Loano.

“Promo ini berlaku di semua cabang, kecuali wilayah Kecamatan Loano. Hal ini terpaksa dilakukan karena kapasitas debit air di wilayah Loano saat ini masih sangat terbatas,” jelasnya.

Ia optimistis momentum peringatan HUT ke-81 RI dapat menjadi stimulus bagi masyarakat untuk segera memanfaatkan promo tersebut.

Lebih dari sekadar mengejar target pelanggan, Hermawan juga mengajak masyarakat untuk mulai mengurangi ketergantungan terhadap air tanah, baik dari sumur dangkal maupun sumur dalam. Warga diimbau beralih menggunakan air permukaan yang dikelola PDAM.

Program Paket Merdeka diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah pelanggan PDAM Kabupaten Purworejo. Tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan air bersih yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan di tengah ancaman musim kemarau.

Langkah tersebut, kata dia, sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mengendalikan eksploitasi air tanah yang berlebihan.

Pengambilan air tanah secara masif dikhawatirkan dapat memicu penurunan permukaan tanah (land subsidence) serta mengganggu keseimbangan lingkungan.

“Selain membantu menjaga kelestarian lingkungan, air PDAM juga lebih higienis dan kualitasnya terjamin. Sehingga lebih aman untuk memenuhi kebutuhan air bersih keluarga,” tutur Hermawan. (mrn/fan/rds)