Demak  

Berani Bermimpi, Berani Berbicara! KKN UIN Walisongo Latih Public Speaking Siswa SDN 1 Rejosari

DEMAK, Joglo Jateng – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 67 menggelar sosialisasi bertema “Berani Bermimpi, Berani Berbicara” bagi 50 siswa kelas V SD Negeri 1 Rejosari pada Rabu (29/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan menanamkan motivasi untuk meraih cita-cita sejak dini sekaligus melatih kemampuan public speaking dan membangun rasa percaya diri peserta didik.

Sosialisasi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa KKN terhadap pentingnya penguatan karakter anak, khususnya dalam menumbuhkan keberanian menyampaikan pendapat serta mengekspresikan impian mereka.

Melalui kegiatan ini, siswa diajak memahami bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita melalui semangat belajar, kerja keras, dan keberanian untuk terus mencoba.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan metode pembelajaran yang menyenangkan.

Acara diawali dengan sesi ice breaking untuk menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video inspiratif tentang pentingnya memiliki cita-cita.

Selanjutnya, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai pentingnya memiliki tujuan hidup serta keterampilan public speaking sebagai bekal menghadapi masa depan.

Materi disampaikan secara komunikatif agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.

Untuk meningkatkan rasa percaya diri peserta, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai permainan edukatif yang melatih keberanian dan kerja sama.

Para siswa juga mengikuti simulasi berbicara di depan kelas dengan memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan cita-cita yang ingin mereka raih.

Antusiasme peserta tampak selama kegiatan berlangsung. Hal itu terlihat dari semangat siswa saat mengikuti sesi tanya jawab maupun ketika tampil di depan kelas.

Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti kegiatan mewarnai gambar balon udara bertema “Cita-Citaku” sebagai media refleksi sekaligus simbol semangat untuk terus berani bermimpi dan berani berbicara.

Penyelenggara kegiatan, Liana, mengatakan bahwa sosialisasi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kepercayaan diri siswa sejak usia dini.

“Melalui kegiatan bertema Berani Bermimpi, Berani Berbicara, kami ingin menanamkan kepada adik-adik bahwa setiap mimpi layak diperjuangkan. Selain itu, kami berharap mereka semakin percaya diri untuk menyampaikan pendapat, berani tampil di depan umum, dan terus mengembangkan potensi yang dimiliki sejak dini,” ujarnya.