DEMAK, Joglo Jateng – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT UIN Walisongo Semarang Posko 92 Desa Pamongan melalui Divisi Advokasi Kesejahteraan Sosial (AKSA) menggelar sosialisasi antibullying berbasis refleksi diri bagi siswa SD Negeri Pamongan 1 dan SD Negeri Pamongan 2, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak.
Kegiatan yang berlangsung pada 27–30 Juli 2026 ini menghadirkan pendekatan edukatif melalui relaksasi musikal dan media “Pohon Ungkapan” untuk membantu siswa mengenali emosi sekaligus berani menyampaikan perasaan mereka.
Program tersebut dilatarbelakangi oleh masih adanya kasus perundungan yang membuat sebagian anak merasa tidak nyaman berada di lingkungan sekolah. Padahal, sekolah semestinya menjadi ruang yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Sebagai upaya menjawab persoalan tersebut, mahasiswa KKN Posko 92 menghadirkan sosialisasi yang tidak hanya memberikan pemahaman mengenai bahaya bullying, tetapi juga mengajak siswa melakukan refleksi diri.
Melalui relaksasi musikal, para siswa diajak menenangkan diri sebelum menuliskan berbagai perasaan, pengalaman, maupun harapan pada secarik kertas yang kemudian ditempelkan pada media “Pohon Ungkapan”.
Pendekatan ini menciptakan suasana yang lebih nyaman sehingga siswa terdorong untuk mengenali emosinya, mengungkapkan pengalaman yang selama ini dipendam, serta belajar menyampaikan perasaan secara positif.
Program tersebut merupakan tindak lanjut dari observasi yang dilakukan mahasiswa KKN terhadap kondisi pendidikan di Desa Pamongan pada awal masa pengabdian.
Berdasarkan hasil observasi, tim menentukan jenjang kelas yang menjadi sasaran utama agar kegiatan berjalan lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap dapat membantu sekolah menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat, aman, dan ramah anak, sekaligus memperkuat peran guru dalam mencegah serta menangani perundungan di lingkungan sekolah.
Antusiasme peserta menjadi salah satu indikator keberhasilan program. Banyak siswa yang berani bercerita dan mengungkapkan emosi serta pengalaman mereka setelah mengikuti sesi refleksi










