Lantik DPD LDII Purworejo 2025-2030, Bupati Yuli Hastuti Tekankan Ketahanan Moral

Bupati Purworejo Yuli Hastuti memberikan sambutan dalam pelantikan pengurus DPD LDII Purworejo.
PAPARAN: Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti saat memberikan sambutan pada pelantikan pengurus LDII Kabupaten Purworejo di Aula Kecamatan Purworejo. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

PURWOREJO, Joglo Jateng – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Purworejo memiliki tanggung jawab besar dalam menghadirkan program yang mampu memperkuat ketahanan moral masyarakat. Hal ini ditegaskan Ketua DPW LDII Jawa Tengah, Prof. Dr. H. Singgih Tri Sulistiyono saat pelantikan Pengurus DPD LDII Kabupaten Purworejo Masa Bakti 2025–2030 di Pendopo Kecamatan Purworejo, Kamis (5/2/2026).

Menurut Singgih, kepengurusan periode baru ini dihadapkan pada tantangan dan perubahan besar dalam kehidupan moral serta sosial masyarakat. Oleh karena itu, program kerja yang disusun harus adaptif namun tetap berpegang pada prinsip dasar organisasi.

“Harapannya, seluruh program tetap bermuara pada upaya mencari ridho Allah Subhanahu wa Ta’ala. Saya mendorong LDII Purworejo terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung visi-misi Kabupaten Purworejo,” ujarnya.

Sinergi Wujudkan Masyarakat Religius

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti bersama Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Rita Purnama. Dalam sambutannya, Yuli memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik.

“Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesional, serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Yuli.

Lebih lanjut, Bupati berharap LDII sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan (Ormas) keagamaan terbesar mampu membangun sinergi aktif. Peran LDII dinilai strategis dalam mendukung terbentuknya masyarakat Purworejo yang religius serta teguh memegang nilai-nilai kebaikan di tengah gempuran perubahan zaman.

Benteng Moral dan Toleransi

Yuli menekankan bahwa tantangan moral, sosial, dan budaya saat ini memerlukan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat. Ia menaruh harapan besar agar LDII dapat menjadi garda terdepan dalam membentengi umat dari pengaruh negatif.

“Diperlukan sinergi kuat dari seluruh elemen masyarakat untuk membentengi berbagai tantangan tersebut. Saya berharap LDII dapat menjadi motor penggerak toleransi dan penjaga harmoni sosial. Mari bersama mewujudkan masyarakat Purworejo yang rukun, makmur, sejahtera, dan religius,” pungkasnya. (mrn/iza/rds)