Keracunan Massal Purworejo: 79 Warga Desa Trirejo Tumbang Usai Santap Nasi Berkat Ruwahan

paket nasi berkat Ruwahan yang menyebabkan keracunan massal di Desa Trirejo
DIUJI: Paket nasi berkat Ruwahan milik salah satu warga Desa Trirejo yang belum sempat dimakan, dibawa oleh petugas untuk diuji di laboratorium. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

Korban Mulai Anak-anak hingga Lansia

Dampak keracunan ini menyebar di dua RW dan empat RT, yakni RT 02 & 03 (RW 03) serta RT 01 & 02 (RW 04). Rentang usia korban pun bervariasi, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia (lansia).

  • Korban Termuda: 11 tahun.
  • Korban Tertua: 71 tahun (dirawat di RSI Loano).

Pihak Pemerintah Desa telah memanggil manajemen rumah makan terkait untuk dimintai keterangan pada Senin (16/2/26). Namun, proses hukum sepenuhnya diserahkan kepada kepolisian sembari menunggu hasil uji laboratorium sampel makanan.

“Kalau kami dari Pemdes, menyerahkan kasus ini ke pihak polisi, sambil menunggu hasil lab sampel makanan berkat,” tambahnya.

Biaya Ditanggung Pemkab

Mengingat skala kejadian yang masif, Pemerintah Kabupaten Purworejo menetapkan insiden ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Seluruh biaya pengobatan para korban akan ditanggung oleh pemerintah daerah.

Kabar baiknya, kondisi pasien yang dirawat inap dilaporkan mulai membaik.

“Kemungkinan sore ini sudah diizinkan pulang,” pungkas Andi. (mrn/sam/rds)