Jepara  

Pemkab Jepara Fasilitasi Kepulangan PMI yang Sakit Kanker di Jepang

Muhammad Roziqin, PMI asal Jepara yang sakit, terbaring mendapat perawatan medis di RSUP dr Kariadi Semarang
DIRAWAT: Muhammad Roziqin, Pekerja Migran Indonesia (PMI) warga asal Desa Kuanyar, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara di RSUP dr. Kariadi Semarang, Senin (2/3/2026). (HUMAS/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara bergerak cepat memfasilitasi kepulangan Muhammad Roziqin, seorang PMI asal Jepara yang didiagnosis menderita kanker saat bekerja di Jepang. Langkah strategis ini diambil agar pahlawan devisa tersebut bisa segera mendapatkan penanganan medis secara intensif di tanah air dengan dukungan moral penuh dari pihak keluarga.

Pria asal Desa Kuanyar, Kecamatan Mayong tersebut akhirnya tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, setelah menempuh perjalanan udara dari Jepang pada Senin (2/3/2026).

Tim pendamping segera menjemput pria yang akrab disapa Ozi tersebut setibanya di bandara.

Ia kemudian langsung dibawa menuju RSUP dr. Kariadi Semarang agar kondisi kesehatannya dapat segera ditangani oleh tim medis spesialis.

Respons Cepat Berawal dari Info Viral

Upaya pemulangan ini merupakan wujud nyata hasil koordinasi lintas instansi di daerah.

Proses penyelamatan ini melibatkan Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermasdes) serta Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (DiskopUKMnakertrans) Jepara.

Kepala Bidang Rehabilitasi Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsospermasdes Jepara, Iman Bagus Sesulih menjelaskan, langkah penjemputan segera dieksekusi setelah informasi mengenai kondisi Ozi diterima.

“Dari berita itu viral pada 9 Februari mendapat perhatian langsung dari Pak Bupati, dan beliau mengutus kami untuk langsung melakukan assesment ke keluarga yang bersangkutan, dan ke pemerintah desa,” ucap Iman.

Ia menambahkan, pihaknya juga menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) dan Baznas untuk membantu biaya perjalanan pasien dari Jakarta menuju Semarang sekaligus memberikan santunan.

Selain bantuan logistik, pemerintah daerah memastikan kepesertaan jaminan kesehatan Ozi tetap aktif dan memberikan pendampingan psikososial bagi keluarga yang mendampingi.

“Alhamdulillah sudah tiba ke tanah air dan langsung ditangani oleh RSUP dr. Kariadi,” tandas Iman.

Sinergi Lintas Lembaga untuk Kelancaran Administrasi

Di sisi lain, DiskopUKMnakertrans Jepara mengambil peran aktif menjalin komunikasi dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang memberangkatkan Ozi.

Koordinasi ketat juga terus dilakukan bersama Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah, BP3MI, KBRI di Jepang, hingga KJRI Osaka guna mempercepat proses administrasi kepulangan sang pekerja migran.

Melihat adiknya kini bisa dirawat dengan layak, pihak keluarga menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian pemerintah daerah.

Yazid Ghufron, kakak kandung Ozi, mengaku sangat bersyukur dan terbantu dengan seluruh fasilitas pemulangan yang diberikan.

“Terima kasih Pak Bupati atas bantuannya, semoga adik saya cepat pulih dan dapat berkumpul dengan keluarga seperti sedia kala,” katanya terharu. (oka/gih/rds)