JEPARA, Joglo Jateng – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Kabupaten Jepara mulai menjajaki kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Jepara untuk mendorong pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
Hal tersebut mengemuka dalam audiensi pengurus GEKRAFS Jepara dengan Bupati Jepara di ruang kerja bupati, Selasa (2/6/2026). Selain membahas persiapan pelantikan kepengurusan, pertemuan itu juga menjadi momentum penyelarasan program yang akan dijalankan ke depan.
Ketua GEKRAFS Jepara Abdul Chaq mengatakan, audiensi dilakukan untuk memperkenalkan organisasi beserta program kerja yang akan dikembangkan di Kota Ukir. Menurutnya, Jepara memiliki modal besar untuk mengembangkan ekonomi kreatif karena memiliki warisan kreativitas yang telah tumbuh selama ratusan tahun.
“Pertemuan ini juga membahas persiapan agenda pelantikan pengurus yang direncanakan berlangsung pada pertengahan Juni 2026,” ujarnya saat ditemui di Ruang Bupati Jepara.
Ia menjelaskan, GEKRAFS Jepara akan memprioritaskan pengembangan sektor ekonomi kreatif yang terintegrasi dengan pariwisata. Program yang disiapkan meliputi pengembangan dan promosi destinasi wisata, digitalisasi sektor pariwisata, hingga penguatan produk suvenir dan oleh-oleh khas Jepara.
Menurut Abdul Chaq, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting agar program-program tersebut dapat berjalan maksimal. GEKRAFS juga berharap dapat berperan dalam pendampingan dan pengembangan sektor wisata di Kabupaten Jepara.
Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo menyambut positif kehadiran GEKRAFS sebagai ruang kreativitas generasi muda yang berpotensi mendukung pembangunan daerah.
“Ini merupakan energi positif dari anak-anak muda. Bagaimana kita bersama-sama meningkatkan sektor wisata agar semakin dikenal, baik di tingkat lokal maupun internasional,” kata Witiarso.
Ia juga menilai, penguatan identitas daerah perlu dilakukan melalui berbagai produk kreatif yang dekat dengan masyarakat maupun wisatawan. Menurutnya, produk-produk kreatif dapat menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan Jepara kepada khalayak yang lebih luas.
“Saya berharap identitas Jepara dapat semakin terlihat melalui berbagai produk kreatif, seperti kaus, suvenir, maupun media promosi lainnya, sehingga wisatawan yang datang semakin mengenal Jepara,” pungkasnya. (oka/gih/rds)










